Kamis, 8 Desember 2022

Gus Muhdlor Gelar Sayembara Desain Ikon Sidoarjo untuk Perempatan Babalayar

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
perempatan-babalayar-atau-ciplaz-sidoarjo Perempatan Babalayar atau Ciplaz Sidoarjo yang menurut Gus Muhdlor Bupati memerlukan sentuhan arsitektur dan ikon baru. Foto: Istimewa

Pemkab Sidoarjo terus jalankan rencana penataan ikon kota serta ruang-ruang publik lain. Salah satunya rencana pembangunan landmark kota yang akan ditempatkan di perempatan Babalayar Ramayana, atau City Plaza (Ciplaz) Sidoarjo. Bupati Sidoarjo menggelar sayembara desain arsitekturnya untuk publik secara luas.

Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo mengatakan, perempatan Babalayar itu bagian dari jantung wajah kota Sidoarjo. Lokasi itu sangat strategis dan dilewati pengendara tidak hanya yang berdomisili di Sidoarjo. Sayangnya, selama ini, lokasi itu ternyata belum mendapat sentuhan penataan kota.

“Perempatan Mall Ciplaz ini ada di jantung kota Sidoarjo. Harus menjadi oase arsitektural kota di tengah pesatnya aktivitas warga. Tidak seperti sekarang, kelihatan tak tersentuh sama sekali,” kata pria yang akrab disapa Gus Muhdlor itu kepada media, Selasa (15/2/2022).

Gus Muhdlor yang belum genap setahun menjadi bupati itu bilang, selama ini Sidoarjo memang masih minim tempat-tempat ikonik. Padahal landmark alias tetenger kota, kata Muhdlor, adalah elemen penting untuk membantu orang mengorientasikan diri di dalam kotanya. Selain itu, tentu saja untuk membantu orang mengenali suatu daerah.

“Nantinya, di perempatan itu, penataannya kami bikin terintegrasi. Artinya, bukan hanya landmark baru, tetapi di sekitarnya juga harus ada penataan yang sesuai dan juga harus semakin bersih,” katanya.

Pemkab Sidoarjo segera melombakan Desain landmark anyar itu. Semua arsitek atau pegiat desain boleh mengikuti sayembara desain landmark atau ikon Kota Delta. Para juri yang dilibatkan pun merupakan sejumlah arsitek ternama.

“Yang jelas dalam waktu dekat, karena sudah kami siapkan anggaran pembangunannya,” kata Gus Muhdlor.

Bahrul Amig Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo mengatakan, sudah ada rapat koordinasi dengan instansi terkait termasuk Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 untuk membahas penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Pelibatan instansi kepolisian dan TNI itu bagian dari kerja kolaboratif bersama jajaran Forkopimda Sidoarjo dalam melakukan penataan kota. “Betul, tahun ini akan ada pembangunan landmark atau ikon di perempatan Babalayar. Kemarin sudah kami rapatkan di Kantor DLHK,” ujar Bahrul Amig.

Rencana kapan akan dimulai pembangunannya, Amig menyampaikan tinggal menunggu desain terbaik dan terpilih. “Kami tunggu desainnya jadi, karena nanti akan disayembarakan dulu untuk desainnya. Pak Bupati yang mengumumkan nanti,” ujarnya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
31o
Kurs