Rabu, 26 Juni 2024

Jasa Bangun dan Renovasi Rumah Meningkat Selama Pandemi

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Franky Chandra CEO Frank Amachi Group. Foto: Manda Roosa suarasurabaya.net

Hotel, apartemen, kafe dan restoran  banyak yang menghentikan pembangunan karena adanya pandemi. Tapi tidak untuk permintaan pembangunan dan renovasi hunian untuk tempat tinggal, karena selama pandemi  justru mendominasi hampir 100 persen.

“Sebelum pandemi permintaan pembangunan rumah  prosentasenya sekitar 50 persen,  apartemen 30 persen  dan 20 persen sisanya pembangunan di luar itu, misalnya cafe atau restoran. Tapi selama pandemi justru berubah, permintaan justru paling banyak ke rumah tinggal,” jelas Franky Chandra CEO Frank Amachi Group, perusahaan kontraktor dan desain interior asal Surabaya.

Pembangunan hunian di masa pandemi ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kata Franky yang pertama, situasi pandemi yang membuat orang banyak tinggal di rumah bahkan kerja juga dilakukan dari rumah. “Mereka ingin membuat rumah senyaman mungkin menghabiskan waktu dengan keluarga, sehingga banyak permintaan bangunan rumah yang dilengkapi kolam renang sampai lapangan basket,” urainya.

Kedua, banyak orang banting harga menjual rumah dalam kondisi pandemi, lalu si pembeli merenovasi kembali rumah tersebut. Ketiga, banyaknya pasangan muda yang bermunculan selama dua tahun terakhir ternyata meningkatkan pembangunan hunian rumah tinggal secara pesat.

“Hunian yang banyak diburu oleh para milenial adalah rumah yang berkonsep modern minimalis. Konsep rumah minimalis bertingkat lebih diminati ketimbang rumah besar dan luas,” urainya.

Menanggani proyek pembangunan dan renovasi rumah menurut Franky jauh lebih menguntungkan dibanding proyek kontruksi besar karena dalam situasi seperti ini proyek besar banyak yang macet dan pembayaran mandek. “Beda dengan rumah tinggal mereka biasanya sudah jauh-jauh hari menyediakan dana,”ungkapnya. (man/iss)

Berita Terkait

..
Surabaya
Rabu, 26 Juni 2024
26o
Kurs