Kamis, 8 Desember 2022

Jawa Timur Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik II 2022 dari Bappenas

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik II untuk Jawa Timur di kantor Bappenas Jakarta. Penghargaan diberikan langsung oleh Suharso Monoarfa Menteri PPN. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menganugerahkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022 kepada Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi dalam penyusunan perencanaan yang berkualitas, pencapaian target-target pembangunan daerah, dan juga inovasi pembangunan yang telah dilakukan.

Penghargaan diberikan langsung oleh Suharso Monoarfa Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia kepada Khofifah Indar Parawansa Gibernur Jawa Timur di kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022).

Penghargaan Pembangunan Daerah 2022 diberikan kepada tiga kategori pemerintah daerah yaitu provinsi, kabupaten, dan kota. Predikat terbaik pertama untuk tingkat provinsi dalam PPD 2022 diraih oleh Provinsi Jawa Barat, predikat terbaik kedua diraih oleh Provinsi Jawa Timur, dan predikat terbaik ketiga diraih oleh Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, kabupaten terbaik pertama PPD 2022 di tingkat diraih oleh Kabupaten Bantaeng, kabupaten terbaik kedua diraih oleh Kabupaten Sumedang, dan kabupaten terbaik ketiga diraih oleh Kabupaten Wonogiri. Terakhir, kota terbaik PPD 2022 di tingkat kota, diraih oleh Kota Yogyakarta sebagai predikat terbaik pertama, dilanjutkan predikat terbaik kedua diraih oleh Kota Pagar Alam, dan predikat terbaik ketiga diraih oleh Kota Malang.

Selain itu juga menganugerahkan Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah yaitu Penghargaan Khusus Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon untuk Provinsi Sulawesi Selatan, Penghargaan Khusus bagi Provinsi yang memulai Inisiasi Awal untuk Sirkular Ekonomi untuk Provinsi Bali, serta Penghargaan Khusus Penanggulangan Kemiskinan pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam sambutannya, Suharso Monoarfa mengatakan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang diberikan kepada Pemerintah Daerah dengan perencanaan, pencapaian dan inovasi pembangunan terbaik.

“Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah menyusun perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan. Mendorong integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah. Mendorong pemerintah daerah melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam pencapaian sasaran pembangunan serta mendorong pemerintah daerah berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” kata Suharso.

Sekadar diketahui, Penilaian PPD dilakukan melalui multiple assesment, collective scoring, dan expert involvement yang diterapkan pada tiga tahap penilaian, yakni penelaahan data dan dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi.(faz/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
25o
Kurs