Minggu, 3 Maret 2024

Kadinkes: Korban Kericuhan Stadion Kanjuruhan Sudah Ditangani di Seluruh RS Malang

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Foto: Antara

Wijayanto Wijoyo Kepala Dinas Kesehatan  (Kadinkes) Kabupaten Malang menyebut, korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam, sudah disebarkan ke seluruh rumah sakit yang ada di Malang, baik milik pemerintah mau pun swasta.

Hal itu dilakukan supaya korban mendapatkan perawatan medis secara maksimal.

“Untuk data pastinya masih diolah Call Center. Tapi, memang sementara yang kami terima ada 130 korban meninggal, dan 190 lainnya luka-luka, baik berat mau pun ringan,” ungkapnya pada Radio Suara Surabaya, Minggu (2/10/2022) siang.

Untuk korban-korban kritis, kata dia, diprioritaskan ke rs terdekat di Kanjuruhan, dan juga RSUD Saiful Anwar Malang. Sementara untuk korban meninggal, jenazahnya sudah dievakuasi ke masing-masing rumah keluarganya bagi yang sudah teridentifikasi.

“Untuk korban luka-luka, masing-masing berupa memar, patah tulang. Demikian juga untuk yang meninggal, lukanya sama. Dan yang kehabisan oksigen karena berdesak-desakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wijayanto Wijoyo juga mengungkapkan pada waktu pertandingan berlangsung pihaknya sudah menyiagakan delapan ambulans. Sesudah ada indikasi kerusuhan, semuanya langsung standby di sekitaran stadion.

“Begitu ricuh, kami standby. Selanjutnya saat situasi sudah kondusif, kami langsung lakukan evakuasi. Kami tidak kekurangan ambulance karena ada bantuan dari tiap desa terdekat yang punya ambulance,” paparnya.

Kemudian, untuk potensi bertambahnya jumlah korban meninggal akibat tragedi seperti yang tersebar di grup WhatsApp, Kadinkes menyebut informasi lebih validnya akan diumumkan dalam sesi konferensi pers selanjutnya.(bil/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
26o
Kurs