Kamis, 8 Desember 2022

Komnas HAM Sebut Terjadi Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan Malang

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Choirul Anam Komisioner HAM saat melakukan press conference di kantor Arema FC pada Senin (3/10/2022). Foto: Risky suarasurabaya.net

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan melakukan investigasi tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang terjadi setelah pertandingan Arema melawan Persebaya.

Choirul Anam Komisioner Komnas HAM mengatakan, ada kekerasan dalam tragedi yang menimbulkan korban meninggal sebanyak 125 jiwa itu.

“Kekerasan memang terjadi, ditendang. Bukan hanya Komnas HAM yang bisa melihat, semua juga bisa melihat melalui video,” ucapnya dalam press conference di Kantor Arema pada Senin (3/10/2022).

Saat ini, ia bersama tim akan melakukan penelusuran lebih dalam lagi untuk mendapatkan data yang objektif.

“Kami sedang mendalami cerita pasca pertandingan seperti apa, makanya kami akan mendatangi pemain untuk bisa mendapat data yang objektif,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa dalam proses investigasi ini, akan dilakukan penelusuran karakter luka dan juga penyebab kematian.

“Kami akan mengecek penggunaan manajemen kekuasaan. Dari tindakan penendangan, gas air mata, dan juga kenapa waktu mainnya malam bukan sore hari,” imbuhnya.

Ia berharap, ke depan tidak ada lagi peristiwa yang menimbulkan korban jiwa seperti yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam.(ris/gat/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
26o
Kurs