Kamis, 2 Februari 2023

Ledakan Tambang di Sawahlunto, 10 Pekerja Meninggal Karena Terjebak

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Irjen Pol Suharyono Kapolda Sumbar meninjau tambang batu bara di Kota Sawahlunto yang meledak dan mengakibatkan korban jiwa pada Jumat (9/12/2022). Foto: Antara/Humas Polda Sumbar

Sebuah tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan meledak pada Jumat (9/12/2022) pagi. Akibatnya, ada 14 pekerja di tambang tersebut yang terjebak.

Abdul Malik Kepala Basarnas Padang Sumbar, Sabtu (10/12/2022) pagi mengatakan, 10 di antara 14 orang tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan evakuasi. Para korban terjebak di kedalaman sekitar 200 meter.

“Kita terima informasi pukul 09.00 WIB, langsung mengerahkan tim rescue di posko terdekat untuk segera melakukan evakuasi. Akhirnya pada pukul 18.00 WIB, evakuasi secara keseluruhan selesai dilakukan, dan dinyatakan hanya ada empat orang yang selamat,” kata Abdul Malik kepada Radio Suara Surabaya.

Kepala Basarnas Padang itu mengatakan seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai pada Jumat malam, pukul 19.30 WIB. Dia juga menyampaikan, aktivitas tambang batu bara yang dikelola PT Nusa Alam Lestari (PT NAL) itu dihentikan operasionalnya untuk sementara waktu.

Sementara terkait dugaan penyebab ledakan tambang, Irjen Pol Dedi Prasetyo Kadiv Humas Polri sebelumnya mengatakan salah satu lubang tambang yang mengandung gas metan mengeluarkan kepulan asap.

Saat itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) perusahaan terkait menyebut kepulan asap yang diiringi oleh letupan kecil dari dalam lubang tambang.

“Saat para pekerja lubang memulai aktivitas penambangan tambang dalam diketahui oleh KTT PT NAL atas nama Dian Firdaus, lubang mengeluarkan kepulan asap dan diiringi letupan kecil,” ucap Dedi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/12/2022) kemarin.

Merespons hal itu, KTT pun menginstruksikan kepala lubang untuk melakukan pengecekan ke dalam lubang dan seketika terjadi ledakan yang menyebabkan belasan orang terjebak.

“Diketahui kondisi lubang terdapat kandungan gas metan,” ujar Dedi. (bil/ipg)

Berita Terkait

Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak