Sabtu, 21 Mei 2022

May Day 2022, Buruh Jatim Tuntut Jaminan Kesehatan Sampai Tolak Omnibus Law

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Aksi massa May Day 2022 dari elemen buruh yang akan menuju Surabaya, Kamis (14/5/2022). Foto: Binurwati Fitri via WA SS

Ribuan buruh di Jawa Timur direncanakan akan menggelar aksi demonstrasi dalam rangka May Day atau Hari Buruh 2022 dengan sasaran di Kantor Gubernur Jatim dan kantor DPRD Prov Jatim hari ini, Sabtu (14/5/2022).

Dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, massa dari berbagai elemen Serikat Pekerja/Buruh di Jatim akan berkumpul di Bundaran Cito, Surabaya.

Dalam aksi May Day kali ini ada satu tuntutan yang menjadi sorotan yaitu masalah jaminan kesehatan buruh di Jawa Timur.

“Peringatan May Day (Hari Buruh Sedunia) isu tuntutan yang akan disuarakan oleh KSPI Khusus FSPMI Jatim yaitu masalah jaminan kesehatan di Jatim. Isu jaminan kesehatan di Jatim berawal pada bulan Januari 2022 lalu, ketika Pemerintah Prov Jatim menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan warga miskin atau tidak mampu sebanyak 622.986 jiwa yang dibiayai oleh Pemerintah,” mengutip keterangan tertulis tersebut.

Selain itu, tuntutan lain di antaranya menolak Omnibus Law UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunannya, Tolak Revisi UU No. 11 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, Tolak Revisi UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, Tolak Upah Murah, Hapus Perbudakan Modern yang Dibalut dengan Istilah Alih Daya (Outsourcing).

Buruh juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok di antaranya harga minyak goreng, telur, tepung, BBM dan gas elpiji.

Lalu buruh meminta agar RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RPP Perlindungan Anak Buah Kapal (ABK) dan Buruh Migran disahkan serta meminta redistribusi kekayaan yang adil dan merata.

Kemudian, buruh menuntut agar menambah program jaminan sosial yang meliputi jaminan makan, jaminan perumahan, jaminan pengangguran, jaminan pendidikan dan jaminan air bersih, tolak kenaikan PPN 11 persen, Tolak Pengurangan Penonaktifan Peserta BPJS Kesehatan Segmen PBI (Penerima Bantuan Iuran), Tidak boleh ada orang/rakyat kelaparan di Negeri yang kaya raya dan terakhir tolak perpanjangan masa jabatan Presiden 3 (tiga) Periode dan Tolak Penundaan Pemilu 2024.

AKP Muhammad Suud Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya saat mengudara di Radio Suara Surabaya mengatakan, massa akan berasal dari Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, dan Surabaya.

Lokasi aksi ini, kata Suud, ada tiga yaitu Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan dan di Kantor DPRD Tingkat 1 Jalan Indrapura.

“Ada tiga pintu masuk yang akan diakses oleh buruh di antaranya Karang Pilang, Osowilangun dan Bundaran Waru. Untuk yang Bundaran Waru ini akan diakses oleh massa yang cukup besar dari Pasuruan, Mojokerto dan Sidoarjo masuknya lewat sini,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pendemo dari Gresik yang lewat Osowilangun yang mengarah ke Gedung DPR akan diarahkan melewati Kalianak, sedangkan dari Karang Pilang dan Cito akan diarahkan lewat Jalan Raya Darmo.

Ia mengimbau agar warga yang beraktivitas di jalur-jalur tersebut dapat mencari alternatif bila ada kepadatan.(dfn/faz)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
28o
Kurs