Selasa, 16 Agustus 2022

Menteri Kesehatan Dorong Penggalangan Dana Darurat Pandemi di ASEAN

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI saat memimpin pertemuan ke-15 menteri-menteri kesehatan se-ASEAN di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5/2022). Foto: Humas Kemenkes

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan (Menkes) RI mendorong penggalangan dana darurat, untuk penanggulangan pandemi di negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Emergency fund (pendanaan darurat) yang sudah maju adalah G20, sudah ada persetujuan dari negara-negara G20 untuk mengadakan dana darurat ASEAN,” kata dia saat memimpin pertemuan menteri-menteri kesehatan se-ASEAN di Nusa Dua Bali, Minggu (15/5/2022) dilansir Antara.

Budi mengemukakan, bahwa negara-negara anggota ASEAN perlu mengadopsi inisiatif pengumpulan dana darurat pandemi, melalui mekanisme yang telah diterapkan selama pandemi Covid-19.

Dana darurat tersebut, selanjutnya bisa digunakan untuk membantu negara-negara yang terdampak pandemi melakukan upaya penanggulangan dan pemulihan.

Budi mengatakan, bahwa negara-negara anggota ASEAN sudah mulai melakukan penggalangan dana darurat untuk penanggulangan pandemi Covid-19 pada akhir 2020 lalu.

Namun, ASEAN Covid-19 Response Fund yang pengelolaannya difasilitasi oleh Sekretariat ASEAN, sifatnya masih sukarela dan terbuka untuk negara lain di luar kawasan.

Oleh karena itu, Budi meminta persetujuan dari delegasi negara-negara anggota ASEAN, untuk melanjutkan upaya penyediaan sumber daya keuangan tersebut.

Menkes menyebut, dana darurat yang terkumpul nantinya juga bisa digunakan untuk memperkuat pusat kedaruratan kesehatan masyarakat dan penyakit ASEAN (ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases/ACPHEED).

“Nanti kalau sudah terbentuk, kita akan diskusikan mengenai kebutuhan adanya fund (pendanaan) untuk pandemi beyond (di luar) Covid-19 di kawasan ASEAN ini,” katanya.

ACPHEED akan berperan dalam upaya surveilans, respons, dan manajemen risiko kedaruratan kesehatan dan penyakit. Sementara untuk negara anggota ASEAN yang sudah bersedia berperan dalam ACPHEED, yakni Indonesia, Vietnam, dan Thailand. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
27o
Kurs