Sabtu, 10 Desember 2022

PAPDI Dukung Vaksinasi Booster, Tapi Vaksinasi Primer Harus Ditingkatkan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ilustrasi vaksinasi booster Covid-19 untuk lansia. Foto: dok/suarasurabaya.net

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) atau Indonesian Society of Internal Medicine mengeluarkan rekomendasi terkait program vaksinasi booster Covid-19.

Dalam surat terbuka yang ditujukan pada Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, Kepala Sub Dinas Unit (Kasubdit) lmunisasi Kementerian Kesehatan RI, serta seluruh PAPDI Cabang dan seluruh Perhimpunan Seminat dalam Lingkup PAPDI, dr. Sally A. Nasution Ketua Umum PAPDI menyatakan bahwa PAPDI mendukung diadakannya vaksinasi booster Covid-19.

Meski demikian, seperti yang pernah disampaikan dr. Samsuridjal Djauzi Ketua Badan Khusus Satgas lmunisasi Dewasa PAPDI menegaskan kalau vaksin primer tetap harus ditingkatkan.

Vaksin primer ini terutama untuk kelompok usia lanjut, komorbid, dan ibu hamil.

“Cakupan vaksin primer harus terus ditingkatkan sesuai pencapaian yang diharapkan terutama bagi kelompok usia lanjut, komorbid, anak-anak dan ibu hamil,” ujar Samsuridjal dalam keterangannya, Sabtu (29/1/2022).

PAPDI juga mengajak masyarakat untuk tidak perlu ragu dan takut dalam menjalani vaksinasi booster sesuai persyaratan yang ditentukan pemerintah.

Organisasi dokter spesialis itu juga mengimbau masyarakat yang mengalami efek samping agar segera melapor ke nomor telepon yang disiapkan atau fasilitas Iayanan kesehatan masyarakat terdekat.

Dokter Sally mengatakan, bersama protokol Kesehatan, vaksinasi Covid-19 berperan penting dalam mengendalikan pandemi Covid ini.

Meski demikian, keberhasilan program vaksinasi akan sangat tergantung pada banyak sektor untuk mengatasi hambatan yang ada, satu di antaranya mengatasi kesalahan informasi vaksin.

“Keberhasilan program vaksinasi dan perjalanan menuju berakhirnya pandemi ini apabila masyarakat dan semua sektor saling bekerja sama,” kata dr. Sally.

PAPDI juga meminta semua bidang dan sektor yang terlibat dalam program vaksinasi Covid turut memantau efektifitas dan keamanan vaksin booster.(faz/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Sabtu, 10 Desember 2022
31o
Kurs