Jumat, 20 Mei 2022

Pemerintah Antisipasi Peningkatan Angka Kematian Akibat Varian Omicron

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
dr Siti Nadia Tirmidzi Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Foto: covid.go.id

Kementerian Kesehatan mewaspadai potensi lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 Varian Omicron.

Siti Nadia Tarmizi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan mengatakan, sejumlah langkah antisipasi sudah disiapkan.

“Kamis siapkan pelayanan rumah sakit, obat-obatan penunjang, oksigen medis, dan konversi ruang perawatan khusus pasien Covid-19 supaya tidak terjadi peningkatan angka kematian,” ujarnya di Jakarta, Senin (24/1/2022).

Dokter Nadia bilang, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan di daerah kalau membutuhkan tempat tidur tambahan untuk pasien.

Seperti diketahui, Sabtu (22/1/2022), ada dua kasus kematian akibat Covid-19 Varian Omicron di Indonesia.

Kedua orang yang meninggal akibat terinfeksi Virus Corona Varian Omicron diketahui punya penyakit penyerta (komorbid). Satu orang pelaku perjalanan luar negeri, dan satu lagi transmisi lokal.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus aktif Omicron di Tanah Air per hari Minggu (23/1/2022), mencapai 558 dari total 1.369 kasus yang tercatat mulai tanggal 15 Desember 2021.

Dari jumlah tersebut, 840 pasien merupakan pelaku perjalanan luar negeri, 311 pasien transmisi lokal, dan 218 pasien masih proses pemeriksaan epidemiolog.(rid/tin/rst)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
31o
Kurs