Sabtu, 20 Agustus 2022

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Jagir Wonokromo Terkendala Lumpur

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Jenazah wanita, korban yang diduga bunuh diri di Sungai Jagir Wonokromo Surabaya saat dievakuasi, Minggu (26/6/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Arif Sunandar Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kota Surabaya menyampaikan berbagai kesulitan tim penyelam saat proses pencarian korban tenggelam di Sungai Jagir Wonokromo. Antara lain kondisi sungai yang keruh, ke dalam sungai 6-7 meter, dan tumpukan lumpur di dasar sungai setebal 1 meter.

“Sejak pencarian di siang hari, kami sudah melakukan tiga teknik pencarian, yaitu penyisiran, manuver menggunakan perahu, hingga penyelaman,” kata Arif saat ditemui usai proses evakuasi korban, Minggu (26/6/2022).

Arif kembali menuturkan kesulitan para penyelam saat berada di bawah memiliki jarak pandang nol. Yang artinya tidak bisa melihat apa pun saat di dalam air. “Tim akhirnya menggunakan teknik meraba-raba selama proses pencarian.”

Dalam pencarian korban tenggelam itu, total sebanyak 8 penyelam dari petugas gabungan BPBD, Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP Kota Surabaya. Pencarian dari tim penyelam dilakukan sebanyak dua kali di waktu yang berbeda.

Setelah dua kali melakukan penyelaman, dengan selang waktu kurang lebih 5 jam. Tim penyelam akhirnya berhasil menemukan jenazah korban di kedalaman 7 meter di titik sejauh 30 meter saat korban diduga menceburkan diri.

Jenazah korban berjenis kelamin wanita dengan ciri-ciri tinggi 150 cm, perawakan kurus, dan rambut sebahu masih dikuncir itu langsung dibawa mobil ambulans dan menuju ke RS Dr. Soetomo Surabaya untuk diidentifikasi.

Sebelumnya, Arif Sunandar mengatakan peristiwa seorang wanita tenggelam ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Sesuai keterangan saksi yang melihat bahwa korban menceburkan diri ke sungai. Saksi menambahkan, sebelum menceburkan diri korban sempat mondar-mandir di tepi jembatan.

Sebelum menceburkan diri, korban sempat meninggalkan barang bukti. Hal itu disampaikan oleh AKP I Made Gede Sutanaya Kanit Reskrim Polsek Wonokromo yang mengamankan jaket, sandal, serta celana dalam yang tertinggal di atas jembatan.

“Saat kami amankan, tidak ditemukan ada kartu identitas sama sekali,” pungkas I Made Gede.(wld/iss)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
29o
Kurs