Senin, 30 Januari 2023

Pengawas Targetkan Perbaikan Bahu Jalan Duduksampeyan yang Ambles Selesai Satu Bulan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi Perbaikan Jalan

Yudi Dwi Prasetya Pengawas Jalan Nasional Jawa Timur menargetkan perbaikan bahu jalan di titik KM 31.900 – KM 29.500 Duduksampeyan, Gresik yang ambles selesai dalam satu bulan.

“Di titik ini hampir 2 KM, mungkin satu bulan lagi selesai, sesuai target. Sambil menunggu kering, kemudian dibuka dan mengerjakan yang lain,” tuturnya saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Rabu (26/10/2022).

Yudi memaparkan bahwa selama dua hari kemarin curah hujan di lokasi tersebut sangat tinggi, sehingga bahu jalan ambles padahal sudah diperbaiki dan diagregat (pengerasan jalan) serta diaspal.

“Ada agregatnya yang di bahu jalan, tapi karena hujan dan beban yang berat, jadi bahu jalannya tidak kuat untuk menahan itu. Karena memang bukan untuk pergerakan jalan, di bahu jalannya itu bukan untuk lalu lintas,” jelasnya.

Selain cuaca hujan, Yudi menyebutkan ada faktor lain yang menyebabkan bahu jalan mengalami kerusakan, salah satunya karena sering dilalui oleh kendaraan besar seperti truk sehingga ambles.

“Ya, sebenarnya tidak langsung ambles, tapi beberapa kali dilewati. Di situ juga ada genangan, hujan yang cukup tinggi, jadi harus pelan-pelan truknya itu untuk melewati lokasi bahu jalan yang ambles-ambles. Tapi sudah kita perbaiki tadi pagi,” ujar Yudi.

Yudi menambahkan, pengerjaan baru bisa dilakukan pada sore dan malam hari untuk mengurangi penguapan.

“Kami tidak bisa kalau siang ya karena harus pekerjaan malam ya suhu yang tidak panas. Jadi suhu malam dan sore bisa kita mulai karena untuk mengurangi penguapan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut ia menjelaskan bahwa perbaikan bahu jalan ini merupakan satu kesatuan dengan proyek perbaikan hingga Bunder, Gresik yang ditargetkan tuntas Agustus 2024.

Sebelumnya sejumlah pendengar Suara Surabaya pada Rabu pagi melaporkan kepadatan di jalur ini.

Priyono melaporkan “Saya barusan lolos dari Duduksampeyan arah Lamongan. 3 jam antre,”

Aan Arkhami mengatakan “Jalan Duduk arah Barat lewat Cerme. Lha ternyata padat. Truk juga lewat di sini.”(rum/dfn)

Berita Terkait