Senin, 30 Januari 2023

Penyelam Koarmada II Latih Pendidikan Water Rescue Pramuka Jatim

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Suasana pendidikan "Water Rescue" yang dilakukan oleh Pramuka Brigade Penolong Kwartir Daerah Jawa Timur, di Pasir Putih Kabupaten Situbondo, pada 3 hingga 5 November 2022. Foto: Humas Dispen TNI AL

Sebanyak 13 penyelam profesional Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada melatih 39 orang Pramuka Brigade Penolong Kwartir Daerah Jawa Timur, di Pasir Putih Kabupaten Situbondo, pada 3 hingga 5 November 2022.

Kegiatan yang dikemas dalam program Pendidikan Lanjutan “Water Rescue” Brigade Penolong Kwarda Timur itu, dilaksanakan bersama Kolonel Laut (T) Yudha Pia komando Kadislambair.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pramuka brigade penolong dengan kemampuan water rescuer serta siap mendukung kegiatan penanganan kebencanaan di Kwarda Jatim dan kwartir cabang pramuka masing-masing kota/kabupaten se-Jatim,” ucapnya pada sabtu (5/11/2022).

Pada acara itu, materi yang diberikan yakni, kemampuan dasar berenang, meliputi tahan nafas, water trapen, renang gaya bebas dan renang gaya dada. Kemudian, pengetahuan penggunaan peralatan pertolongan di air, meliputi life vest hingga riding boey. Pengetahuan dan aplikasi P3K di air, pengetahuan dan penggunaan perahu karet, motor tempel, pengetahuan, praktek GPS portable, dan pembentukan karakter penolong di air. Serta, pada akhir pelatihan dilaksanakan penanganan orang jatuh di laut.

“Kegiatan berjalan aman dan lancar. Beberapa indikator keberhasilan yang dicapai antara lain kecepatan dan kesigapan dari peserta pelatihan serta wawasan pengetahuan dan ketrampilan terkait materi water rescue selama pelatihan meningkat, dengan tujuan untuk membina Pramuka Penegak dan Pandega untuk bina diri, bina satuan, bina masyarakat dan bina masa depan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, keterlibatan personel TNI AL pada kegiatan ini adalah bagian dari sistem dan perjalanan organisasi TNI AL yang telah berjalan sangat lama.

“Hargai dan lanjutkan karya yang telah para pendahulu kita lakukan, perbaiki yang belum sempat diperbaiki dan kerjakan yang belum sempat dikerjakan. Karena kita hanyalah bagian kecil dari perjalanan sejarah,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan, untuk tidak meninggalkan bom waktu kepada generasi penerus, tapi justru mewariskan kebaikan.

Menurutnya, hal itu juga selaras dengan sembilan program Prioritas Laksamana TNI Yudo Margono Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Juga sesuai dengan perintah harian KSAL yaitu, jalin soliditas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan negara menuju sinergitas dalam kesemestaan. Jaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia tercinta,” pungkasnya.(ris/iss)

Berita Terkait