Senin, 30 Januari 2023

Positif Covid-19, Putri Candrawathi Ikuti Sidang Pembunuhan Brigadir J Secara Daring

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Sidang pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jakarta yang dihadiri Putri Candrawathi secara daring. Foto: Antara

Putri Candrawathi terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, secara daring karena positif terpapar Covid-19.

“Mohon izin, Yang Mulia. Saya siap menjalankan persidangan hari ini,” kata Putri ketika menjawab pertanyaan hakim, seperti dipantau Antara di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Hakim mengatakan berdasarkan laporan dari jaksa penuntut umum (JPU), Putri Candrawathi dinyatakan positif Covid-19.

Oleh karena itu, sesuai permintaan penasihat hukum terdakwa Ferdy Sambo dan terdakwa Putri Candrawathi, Arman Hanis, majelis hakim memberikan akses kepada penasihat hukum untuk berkomunikasi dengan Putri Candrawathi melalui telepon.

“Kepada Saudara JPU, mohon diberikan akses yang besar kepada Saudara Terdakwa Putri Candrawathi berkomunikasi dengan penasihat hukumnya via telepon,” kata hakim.

Sidang untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jakarta Selatan, Selasa, digelar dengan agenda pemeriksaan saksi.

Berbeda dengan Putri Candrawathi yang menghadiri persidangan secara daring, Ferdy Sambo tiba di PN Jakarta Selatan untuk mendengar keterangan sejumlah saksi, di antaranya dua petugas swab Smart Co Lab, yakni Ishbah Azka Tilawah dan Nevi Afrilia, staf pribadi Novianto Rifai, Ahmad Syahrul Ramadhan sopir ambulans, dan Raditya Adhiyasa pekerja lepas Biro Paminal.

Selain itu, hadir pula Tjong Djiu Fung alias Afung dari biro jasa kamera pengawas (CCTV), Victor Kamang Legal Counsel pada PT XL AXIATA, Bimantara Jayadiputro Officer Security and Tech Compliance Support PT Telekomunikasi Seluler, serta Anita Amalia Customer Service Layanan Luar Negeri Bank BNI KC Cibinong.

Sidang Ferdy Sambo dan kawan-kawan sempat ditunda selama sepekan dalam rangka evaluasi oleh JPU. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menyebutkan tidak ada yang berubah setelah evaluasi, tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Evaluasi kemarin hanya terkait strategi proses di persidangan,” kata Ketut.(ant/dfn/ipg)

Berita Terkait