Jumat, 19 April 2024

Pra May Day FSPMI Demo di Depan Kantor Gubernur, Sampaikan Delapan Tuntutan

Laporan oleh Restu Indah
Bagikan
Suasana depan Kantor Gubernur Jawa Timur, pukul 11.20 WIB, Selasa (26/4/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

300 massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur hari ini, Selasa (26/4/2022).

Aksi yang disebut sebagai Pra May Day 2022 ini digelar untuk menyambut Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2022 dengan menyuarakan delapan tuntutan.

Nurudin Hidayat Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jawa Timur saat dikonfirmasi suarasurabaya.net menyebutkan tuntutannya mereka diantaranya adalah meminta Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur merevisi kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kofa (UMK) 2022, menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2022, merealisasi janji politik berupa jaminan pesangon, serta kepastian pembayaran THR keagamaan oleh pengusaha.

“Kenaikan itu (UMK) tidak berdampak terhadap daya beli buruh. daya beli buruh cenderung menurun karena tergerus inflasi dengan kenaikan bahan pokok. Kenaikannya hanya Rp 21 ribu atau 0,75%,” kata Nurudin.

Selain itu empat tuntutan lainnya yaitu mendesak Gubernur untuk memenuhi hak jaminan kesehatan rakyat miskin di Jawa Timur, Gubernur diminta mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur untuk pembiayaan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan rakyat miskin Jawa Timur, menuntut adanya peraturan untuk pengusaha saat mendapat pelayanan publik tertentu wajib melengkapi bukti kepersertaan aktif BPJS Kesehatan dengan pembayaran iuran terakhir seluruh buruh. Terakhir, memberi sanksi administratif kepada pengusaha yang tidak mendaftarkan buruhnya kepada BPJS Kesehatan.

“Per awal Januari kemarin, ada 622.986 jiwa rakyat miskin jatim yang kepersertaan jaminan kesehatannya dinonaktifkan oleh Pemprov Jatim. Ini iuran BPJS Kesehatan yang paling penting. Jangan sampai rakyat gabisa berobat dan bisa mengancam jiwa,” tegasnya.

Nurudin menambahkan aksi di depan Kantor Gubernur ini akan digelar sekitar pukul 12.00 WIB. 300 massa dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Tuban, Lumajang sudah mulai bergerak dari wilayah masing-masing menuju titik kumpul di depan Hotel Tunjungan Surabaya.

Nurudin berjanji tidak akan memblokade jalan, dan hanya menggelar aksi sampai sore hari saja.

Dia menambahkan, aksi lebih besar untuk menagih progres tuntutan hari ini akan dilaksanakan lagi pada 14 Mei 2022 dengan jumlah massa mencapai 10 ribu buruh.

“1 Mei harusnya pas Hari Buruh. Tapi karena momen Idul Fitri, maka kita putuskan mundur 14 Mei,” tambah Nurudin. (lta/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 19 April 2024
26o
Kurs