Sabtu, 8 Oktober 2022

Puncak Arus Mudik, Lebih 20 Ribu Penumpang Padati Stasiun Wilayah Daop 8 Surabaya

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kepadatan pemudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Jumat (29/4/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, memprediksi puncak arus mudik terjadi pada hari ini, Jumat (29/4/2022).

Hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 20 ribu penumpang telah memadati stasiun wilayah KAI Daop 8, terutama dua stasiun utama yang memberangkatkan KA jarak jauh.

Luqman Arif Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya mengatakan, sinyal arus mudik yang ditandai dengan kenaikan jumlah penumpang ini sebenarnya sudah terjadi sejak dua hari lalu. Rata-rata per harinya, mengalami penambahan seribu sampai dengan dua ribu penumpang. Namun, kenaikan pada hari ini diperkirakan yang paling tinggi.

“Hari ini 20.337 penumpang yang naik di seluruh wilayah stasiun KAI Daop 8 Surabaya. Rinciannya, 7.716 di Stasiun Surabaya Gubeng, 6.769 Stasiun Pasar Turi, 2.587 dari stasiun malang dan lainnya,” ujar Luqman kepada suarasurabaya.net saat ditemui di Stasiun Surabaya Gubeng.

Jumlah ini, lanjutnya, masih akan terus bertambah sampai nanti malam. Diperkirakan, Stasiun Surabaya Gubeng akan lebih padat antara pukul 13.00 – 14.30 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

“Padatnya karena keberangkatan KA Sri Tanjung arah banyuwangi, KA Sri Tanjung arah Yogyakarta, KA Jayakarta arah Pasar Senen. Sampai terakhir pukul 23.00 WIB, KA Mutiara Timur dari Stasiun Surabaya Gubeng ke arah Yogyakarta,” jelas Luqman.

Menurut Luqman, tujuan perjalanan saat ini masih di dominasi arah ke Jakarta. Sementara untuk perjalanan ke arah Timur, ditempati Kabupaten Banyuwangi.

“Tujuan mayoritas ke Jakarta, disusul Bandung, Yogyakarta. Juga ke arah timur ke Banyuwangi dan Jember,” tambah Luqman.

Jika dibandingkan hari biasa dengan rata-rata penumpang mencapai sembilan ribu orang, pada momen lebaran, jumlah tersebut meningkat dua kali lipat.

“Biasanya 9 ribuan. Kemarin 18 ribuan, kemarin lusa juga sudah mulai. Tapi puncaknya hari ini,” papar Luqman.

Meski demikian, tahun 2022 ini masih belum bisa dikatakan normal jika dibandingkan sebelum pandemi. Hal ini, lanjut Luqman, dikarenakan masih masa penyesuaian.

“Angkutan lebaran tahun 2020, 2021 kan ditiadakan. Jadi terakhir 2019. Dari data yang ada memang belum normal. Tapi masih menuju. Kalau dulu di atas 20 ribu (penumpang). Tahun ini jumlah keretanya yang beroperasi belum sebanyak 2019. Tapi ya capaiannya tinggal sedikit,” imbuhnya.

Pada puncak arus mudik kali ini, jumlah KA jarak jauh yang beroperasi, yakni sebanyak 40 kereta.

Luqman memperkirakan, jumlah ini tidak akan terlalu berbeda pada beberapa hari kedepan.

“Besok ya hampir sama, tapi tertingginya hari ini,” tambah Luqman.

Selama 22 April hingga hari ini, KAI Daop 8 Surabaya total sudah memberangkatkan 96.063 penumpang.

“Jumlah terbanyak 34.967 dari Stasiun Surabaya Gubeng, 28.347 dari Stasiun Pasar Turi, dan 15.113 dari Stasiun Malang,” tambahnya.

Sedangkan untuk kedatangan, tercatat ada 86.974 penumpang yang tiba.

“25.592 di Stasiun Surabaya Gubeng, 25.106 di Stasiun Pasar Turi, 1.747 tiba di Stasiun Malang,” jelasnya lagi.

sementara itu, Eni salah satu penumpang tujuan Jawa Tengah yang mengaku sudah hampir 3 tahun tidak mudik, memilih berangkat hari ini karena baru mendapatkan cuti.

“Jam 12 siang pakai Kereta Gaya Baru Malam, sendirian karena baru cuti,” ujar Eni saat ditemui suarasurabaya.net di Stasiun Surabaya Gubeng.

Sebagai informasi, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi merupakan stasiun utama wilayah KAI Daop 8, dengan keberangkatan KA jarak jauh. Sedangkan stasiun lainnya di wilayah Surabaya hanya melayani perjalanan KA lokal. (lta/bil)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Sabtu, 8 Oktober 2022
26o
Kurs