Senin, 23 Mei 2022

Tank yang Terguling di Tol Perak Arah Waru Hendak Diperbaiki di Sidoarjo

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
tank-terguling Tank terguling di Tol Perak arah Waru KM 09+200 Jumat (28/1/2022) malam. Foto: Senkom Jasa Marga

Sebuah truk TNI pelat 9234 05 memuat tank yang terguling di Tol Perak arah Waru KM 09+200, Jumat (28/1/2022), menyebabkan kepadatan lalu lintas yang cukup panjang.

Kolonel Teguh Santoso, Asintel Danpasmar Marinir 2 Gedangan menjelaskan, truk memuat tank itu sedang dalam perjalanan ke pool (garasi/bengkel perbaikan) di kawasan Sidoarjo. Tank itu hendak diperbaiki.

Tergulingnya truk itu, kata Teguh, akibat jalan turunan dan situasi jalan tol yang sedang macet. Menurutnya, sopir memutuskan menabrak pembatas jalan agar tidak ada kendaraan yang terlibat.

“Di depan truk yang mengangkut tank itu ada mobil boks yang minggir. Depannya ada voorijder (kendaraan pengawalan). Kemudian tiba di jalan turunan, di depan kondisi macet. Rem tangan sudah ditarik, langsung banting kanan ditabrakkan ke pembatas jalan supaya tidak ada korban jiwa dan enggak ada kendaraan lain yang terlibat,” kata Teguh kepada Radio Suara Surabaya, Jumat malam.

Tank dan truk yang terguling itu sempat menutup tiga lajur Jalan Tol dari Perak menuju Waru. Sejumlah pendengar Radio Suara Surabaya pun sempat melaporkan kemacetan yang cukup panjang serta pengalihan arus oleh petugas kepolisian.

“Saat ini sudah evakuasi, truknya dipinggirkan. Tanknya sedang upaya digulingkan pakai crane. Setalah klir semua, lanjut tank tetap dibawa ke pool untuk perbaikan atau maintenance,” katanya.

Sebelumnya, Ipda Dodik Panit PJR Jatim 2 membenarkan, akibat peristiwa tergulingnya tank itu terjadi kepadatan lalu lintas di tol.

“Saya menuju ke TKP. Masyarakat saya sarankan bisa lewat Exit Tol Banyu Urip,” katanya.

Yunus Supriyantono pengakses Suara Surabaya warga Sukodono sempat melaporkan, akibat peristiwa tergulingnya truk itu tiga lajur di Tol Perak arah ke Waru sempat ditutup total untuk evakuasi.

Sementara, Husein pengakses lain yang juga warga Sukodono mengatakan, akibat kecelakaan truk TNI memuat tank itu semua kendaraan yang melintas sempat dibuang ke gerbang keluar Tol Satelit.

“Akhirnya bayar tol lagi. Saya kira gratis,” katanya.

Lokasi pasti kecelakaan itu seperti disampaikan Reni Widiasari warga Sumorukun Surabaya. Dia menyampaikan, kepala truk itu nongol ke pembatas jalan.

“Dari Sidoarjo menuju Perak sebelum Jembatan Satelit itu itu kepala truk nongol ke pembatas jalan. Ini kepalanya. Kalau badannya di perak ke arah sidoarjo,” ujarnya.(den)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
31o
Kurs