Selasa, 27 Februari 2024

3000 Personel Kepolisian Diterjunkan Amankan Aksi Puluhan Ribu Buruh di Surabaya Besok

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi pengamanan aksi demo buruh di depan Kantor Gubernur Jatim. Foto: Meilita suarasurabaya.net

Sebanyak 3.000 personel kepolisian bakal diterjunkan untuk pengamanan aksi demo yang dilakukan sekitar 20 ribu buruh, Kamis (30/11/2023) besok, dalam rangka turun ke jalan untuk menuntut kenaikan UMK sebesar 15 persen.

Ribuan buruh itu akan berkumpul terlebih dulu di Bundaran Waru, dan secara bersama-sama bergerak ke arah Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya.

AKP Haryoko Widhi Kasi Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, petugas kepolisian akan disebar sesuai titik kumpul dari masa buruh. Antara lain di Bundara Cito, Jalan Ahmad Yani, dan di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Selain itu setiap persimpangan jalan yang dilalui pendemo akan dijaga petugas. Itu juga untuk antisipasi kalau ada aksi longmarch yang dimulai di Jalan Darmo,” kata Haryoko dihubungi suarasurabaya.net.

Haryoko menyatakan, kemungkinan ada dua titik aksi demo buruh besok. Yaitu di depan Gedung Negara Grahadi Jalan  Gubernur Suryo, dan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan. “Dua titik itu juga kami siagakan petugas,” ucap Haryoko.

Diberitakan sebelumnya, Nuruddin Hidayat Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim menyatakan, aksi buruh besok ingin meminta Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menetapkan kenaikan UMK sebesar 15 persen.

“Besok hari terakhir untuk menetapkan kenaikan UMK. Aksi ini tujuanya mengawal kenaikan sebesar 15 persen, kalau rupiahkan rata-rata Rp600 ribu sekian,” jelasnya.

Sementara Gubernur Jatim sendiri hingga kini belum memberi keterangan jelang penetapan UMK 2024. Sedangkan sejumlah kepala daerah di Jatim, kompak merekomendasikan kenaikan UMK 6,13 persen, termasuk Kota Surabaya.

Nuruddin menjelaskan tuntutan kenaikan angka 15 persen ini didapat dari nilai pertembuhan ekonomi dan inflasi tahun berjalan. “Upah buruh itu dirasakan tahun depan. Maka perlu ditambahkan prediksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun depan,” katanya.

Pada aksi besok, lanjut Nurudin, ada empat serikat buruh yang akan ikut dalam aksi, berasal dari KSPI, KSPSI, KSBSI, dan Sarbuwusi.

“Buruh (ikut yang aksi) dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Jombang, Nganjuk, Probolinggo, Jember, Lumajang, Banyuwangi,” tambahnya. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Selasa, 27 Februari 2024
25o
Kurs