Senin, 22 Juli 2024

98 Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrim di India

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi cuaca panas. Foto: Antara.

Setidaknya 98 orang meninggal di negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar, India dalam tiga hari terakhir akibat panas ekstrim, menurut pihak berwenang.

Saat sebagian wilayah India menyaksikan gelombang panas parah dalam beberapa hari dengan suhu melewati 40 derajat Celsius di banyak tempat, 54 orang meninggal di utara Uttar Pradesh dan 44 di Bihar timur.

Laporan Anadolu yang dikutip Antara, sebanyak 54 orang yang meninggal di Uttar Pradesh dilaporkan berasal dari satu distrik Ballia, di mana setidaknya 400 orang dibawa ke rumah sakit distrik untuk mendapatkan perawatan.

SK Yadav, Pengawas Medis, mengkonfirmasi mengenai korban meninggal, serta mengatakan satu tim dari ibukota negara bagian Uttar Pradesh, Lucknow akan tiba untuk menyelidiki permasalahan tersebut

“Mereka akan melihat apakah penyakit lain yang menyebabkan kematian ini. Sebagian besar para pasien mengidap penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes,” kata Yadav.

Distrik Ballia mencatat suhu maksimum mencapai 43 derajat Celsius pada Sabtu. Sementara itu 44 orang lainnya meninggal di negara bagian timur Bihar, akibat kondisi cuaca panas.

Dari 44 yang meninggal, 35 meninggal di kota Patna, menurut keterangan media India Today. Sembilan orang meninggal dari distrik lain di negara bagian yang sama.

Patna, ibukota Bihar, mencatat suhu maksimum mencapai 44,7 derajat Celsius pada Jumat. Suhu di 11 distrik lainnya melewati 44 derajat Celsius.

Departemen Meteorologi India (IMD) meramalkan gelombang panas di banyak negara bagian India dan mengeluarkan tanda bahaya bagi Bihar. Banyak negara bagian yang memperpanjang liburan musim panas akibat panas terik.

Tahun lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal medis The Lancet mengatakan bahwa kematian akibat panas di India meningkat 55% antara 2000-2004 dan 2017-2021. (ant/dvn/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Senin, 22 Juli 2024
25o
Kurs