Jumat, 1 Maret 2024

Apindo Tegaskan Tidak Semua Sektor Usaha dapat Terapkan WFH

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi.

Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), menyatakan bahwa tidak semua sektor dapat mengadopsi sistem kerja dari rumah (WFH) sesuai arahan Presiden Jokowi untuk mengurangi polusi.

“Jadi kami sudah sampaikan memang ada sektor-sektor tertentu yang tidak memungkinkan untuk WFH. Memang semenjak pandemi, kita sudah belajar mana yang bisa (WFH). Masih ada juga sektor tertentu yang masih hybrid tapi memang ada yang memang tidak bisa,” ujarnya ditemui di Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Melansir Antara, Shinta mengatakan, jika mau dikaitkan dengan masalah polusi udara yang belakangan ini memburuk, solusinya tidak hanya bisa dipecahkan dari sisi transportasi.

Menurutnya, terkait dengan memburuknya masalah polusi udara akhir-akhir ini, solusinya tidak hanya bisa dipecahkan melalui penanganan aspek transportasi saja.

Sektor transportasi hanya satu di antara banyak penyebab tingginya polusi, khususnya di Ibu Kota.

Ia pun telah menghimbau para pengusaha yang bisa menerapkan sistem WFH agar bisa diatur dengan baik. Di sisi lain, aspek lain yang seperti penerapan konsep hijau dalam operasional usaha juga perlu dikedepankan.

“Jadi memang saat ini kami menghimbau yang bisa, ya mungkin bisa diatur yang lebih baik tapi yang memang tidak bisa, kita harus tetap komit untuk bagaimana lebih menjalankan misal program hijau. Hal semacam itu yang saya rasa juga belum menjadi perhatian para pengusaha,” imbuhnya.

Shinta menekankan saat ini sudah banyak perusahaan yang menerapkan WFH atau jam kerja fleksibel kepada para pekerjanya.

Ia mengatakan kondisi pandemi pada 2020 lalu memberikan pelajaran berharga soal sistem kerja hybrid yang ternyata cukup efektif dalam menunjang kinerja perusahaan.

“Jadi hybrid system kerjanya. Sistem hybrid ini kami lakukan untuk jenis pekerjaan mana yang bisa fleksibel mungkin sehingga dia tidak perlu ke kantor tiap hari sesuai jam kantor. Penerapan flexible working hours itu juga sudah mulai. Ada banyak organisasi yang sudah mulai juga,” ujarnya. (ant/dvn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
32o
Kurs