Minggu, 21 Juli 2024

Disbudpar Jatim Sempurnakan Situs Web “Daksa Budaya”

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Tampilan situs web daksabudaya.com sebagai inovasi dari Disbudpar Jatim untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan. Foto: daksabudaya.com

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menyempurnakan situs web “Daksa Budaya” sebagai promosi sekaligus mempermudah penyediaan informasi yang dibutuhkan para wisatawan.

Hudiyono Kepala Disbudpar (Kadisbudpar) Jatim menjelaskan, situs web daksabudaya.com yang telah diluncurkan oleh pemerintah provinsi setempat sejak Desember tahun lalu, merupakan implementasi inovasi dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Kini di dalamnya terdapat berbagai menu. Antara lain peta sebaran objek pemajuan kebudayaan, sarana dan prasarana, tenaga budaya, lembaga kebudayaan, event budaya, ekonomi kreatif budaya, dan warisan budaya tak benda di setiap daerah di ‘Bumi Mojopahit’ Jatim,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (22/7/2023) malam, dilansir Antara.

Hudiyono mengungkapkan, dalam situs web daksabudaya.com berisi basis data berdasarkan pendataan kebudayaan di Jatim.

“Inovasi berbasis situs web ini dibuat untuk merombak kondisi pendataan kebudayaan di Provinsi Jatim, khususnya terkait objek pemajuan kebudayaan yang belum tertib dalam administrasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hudiyono menjelaskan, sarana dan prasarana kebudayaan di Jatim belum sampai pada data-data yang disebut sebagai “data dinamis”.

“Tujuan dari pencantuman data dinamis adalah untuk memetakan dampak kebudayaan terhadap ekonomi di masyarakat akar rumput,” ujarnya.

Entri data dinamis tersebut selanjutnya akan dimasukkan, oleh petugas organisasi perangkat daerah kebudayaan kabupaten/kota yang telah ditunjuk oleh Disbudpar Jatim.

Kemudian terdapat tim verifikator akademisi lintas keilmuan dari Universitas Airlangga (UI) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dengan adanya verifikator, data-data yang diperoleh dapat segera disortir.

Diharapkan dengan adanya situs web daksabudaya.com dapat memberi dukungan terhadap infrastruktur dan suprastruktur kebudayaan dan pariwisata di wilayah Jatim.

Hudiyono meyakini, daripada berbasis aplikasi perangkat paket android (APK) yang diunduh melalui Google Play Store maupun Apple App Store, situs web daksabudaya.com bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat menggunakan perangkat telepon seluler maupun komputer.

“Selain itu, fleksibilitas dan kemudahannya, sebagai bentuk publikasi data kebudayaan di Jatim, dapat dengan mudah dibagikan di platform jejaring media sosial. Inovasi ini sekaligus memenuhi Nawa Bhakti Satya kesembilan, yaitu mewujudkan harmoni sosial, alam dan lingkungan hidup, serta melestarikan kebudayaan, sebagaimana yang dicanangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,” tandasnya. (ant/fra/ham)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
31o
Kurs