Kamis, 30 Mei 2024

Disbudporapar Sudah Minta Pengelola Wisata Cek Peralatan Hadapi Lonjakan Pengunjung Libur Natal dan Tahun Baru

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Pengunjung saat bermain wahana ice skating di Grand City Mall selama libur Natal dan Tahun Baru. Foto: Meilita suarasurabaya.net

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya mengaku sudah meminta semua pengelola wisata memastikan peralatannya dalam kondisi baik dan siap menghadapi lonjakan pengunjung libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wiwiek Widayati Kepala Disbudporapar Kota Surabaya menyebut, permintaan itu tindak lanjut Surat Edaran (SE) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

“Menindaklanjuti dari dinas pariwisata provinsi SE terhadap pengelola objek wisata untuk benar-benar mematuhi atau mengecek kondisi peralatannya. Sehingga bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Wiwiek, Jumat (29/12/2023).

Sebelum Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Wiwiek menuturkan, sudah mengumpulkan semua pengelola wisata dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya.

“Dari situ, SE kami sampaikan dan kami kumpulkan semua para pengelola destinasi wisata dengan disnaker. Jadi dijelaskan bagaimana dan sebagainya. Berikutnya nanti sidak, cek lapangan,” bebernya.

Sementara sidak, dilkukan disperinaker sejak bulan ini. Tapi Wiwiek mengaku belum mendapat laporan hasilnya apakah sudah tuntas dan semua sesuai rekomendasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Sudah berjalan. Saya belum update apakah sudah selesai semua atau belum,” katanya lagi.

Ia yakin, pengelola sudah antisipasi lonjakan pengunjung dengan mengatur gelombang wisatawan di lokasi.

“Seperti di tempat kami di THP Kenjeran liburan kemarin membludak. Sekian hari sebelum Tahun Baru masih membludak. Kami buka beberapa tempat parkir disediakan, in, out, masuknya orang dibuka di beberapa sisi utara dan selatan. Tiket dan penarikan karcis ada 2 loket, itu sudah bagian upaya kita mengantisipasi lonjakan yang luar biasa,” terangnya.

Wiwiek mengaku sudah berkirim surat ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan instansi lain untuk membantu mengantisipasi kejadian kedaruratan di tempat wisata.

“Kami sudah berkirim surat ke DLH, kami kirim surat ke Satpol PP, Dinkes, Linmas untuk support, Polair untuk membantu kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat musim hujan. Polsek, jajaran kepolisian sudah kami kondisikan. Tinggal diatur pada saat hari H, termasuk Dishub,” tandasnya.

Terpisah Ahmad Zaini Kadisperinaker Surabaya menyebut, pengecekan K3 langsung dibawah kendali Disnakertrans Jawa Timur.

“Ada di provinsi, bukan di Surabaya,” katanya. (lta/ipg)

Berita Terkait

..
Surabaya
Kamis, 30 Mei 2024
26o
Kurs