Minggu, 18 Oktober 2026

Masa Tugas Tim Medis Darurat Indonesia Diperpanjang untuk Gempa Turki

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Muhadjir Effendy Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengunjungi pusat operasi tim Inasar di Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki, Rabu (22/2/2023). Foto: Antara

Letjen TNI Suharyanto Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tim medis darurat (EMT) Indonesia diperpanjang masa tugasnya untuk misi kemanusiaan penanganan korban gempa magnitudo 7,8 di Turki.

“Masih tinggal di Turki adalah tim kesehatan jumlahnya 115 orang,” ujar Suharyanto usai kedatangannya bersama anggota INASAR di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat (24/2/2023), seperti dilaporkan Antara.

Suharyanto mengatakan tim kesehatan tersebut sementara diperpanjang masa tugasnya hingga 28 Februari 2023.

Pihaknya masih menunggu perkembangan lanjutan dari pemerintah Turki untuk masa penanganan gempa.

Selain itu, satu unit pesawat Hercules TNI AD juga disiagakan di Turki dan diminta terus melaksanakan tugas. Pesawat tersebut siaga hingga 2 Maret 2023.

Suharyanto mengatakan pemerintah Turki telah menghentikan proses pencarian, pertolongan dan evakuasi.

Sehingga pada hari ini, bersama Muhadjir Effendy Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan 50 anggota tim pencarian dan pertolongan Indonesia (INASAR) kembali pulang ke Tanah Air setelah mengirimkan bantuan logistik.(ant/iss/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
27o
Kurs