Jumat, 21 Juni 2024

Pemkot Surabaya Luncurkan Mobil Heavy Duty Rescue, Mampu Mengangkat Beban Hingga 14 Ton

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat meluncurkan Mobil Heavy Duty Rescue di Halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (31/12/2022) malam. Foto: Meilita suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan Mobil Heavy Duty Rescue, di Halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (31/12/2022) malam.

Mobil Heavy Duty Rescue yang didukung dengan kecanggihan teknologi, serta mampu mengangkat beban hingga 14 ton merupakan satu-satunya unit di Indonesia.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya berharap mobil tersebut mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan pelayanan optimal dalam hal kebakaran, penyelamatan dan evakuasi di Kota Surabaya.

“Ketika ada pohon tumbang, truk yang terguling, dan evakuasinya berat, maka kita bisa menggunakan mobil rescue ini untuk memulihkan kembali karena kekuatannya sampai 14 Ton,” kata Eri dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (1/1/2023).

Mobil Heavy Duty Rescue dilengkapi berbagai komponen dengan kecanggihan teknologi yang dapat mempermudah personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya melakukan penyelamatan dan evakuasi. Salah satunya, komponen Underwater Drone yang berfungsi untuk menemukan korban di dalam air.

“Ini ada drone di dalam air dan ada kameranya. Jadi, tim penyelamat bisa melihat dari atas. Semoga dengan adanya mobil rescue kami bisa maksimal memberikan layanan dan bantuan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kemudian, terdapat komponen Rescue Cutter, Rescue Spreaders, Rescue Rams, Rescue Strongarm dengan teknologi baterai dan mampu digunakan dalam air. Komponen itu berfungsi untuk memotong dan membuka pintu yang terkunci pada saat kebakaran gedung/bangunan, atau ada yang terjebak dalam mobil.

Sedangkan untuk rencana penambahan unit, Eri mengaku akan melakukan monitoring pelaksanaan proses penyelamatan dan evakuasi dengan penggunaan Mobil Heavy Duty Rescue.

“Sambil kita lihat kejadiannya. Sebetulnya kita sudah punya yang lainnya, tapi kita lengkapi dengan mobil ini. Jadi, kalau ada unit kita yang tidak bisa (evakuasi), maka kita turunkan mobil ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dedik Irianto Kepala DPKP Kota Surabaya mengatakan, berdasarkan kejadian yang membutuhkan kecepatan dalam proses penyelamatan dan evakuasi, pihaknya menambah satu armada yaitu Mobil Heavy Duty Rescue.

“Armada ini kami butuhkan berdasarkan data kejadian, secara keseluruhan data untuk jumlah kebakaran menurun di tahun ini. Dari 644 kejadian kebakaran di tahun 2021, menjadi 614 kejadian di tahun 2022. Justru meningkat pada proses evakuasi, di tahun 2021 adalah 670 kejadian, sedangkan di tahun 2022 meningkat menjadi 1.370 kejadian,” paparnya.

Berdasarkan data tersebut, Mobil Heavy Duty Rescue bukan cuma dioptimalkan dalam hal penanganan kebakaran, tapi juga pada proses penyelamatan dan evakuasi.

“Unit ini dengan kapasitas yang ada hanya satu-satunya di Indonesia, karena untuk crane mampu mengangkat berat sampai 14 ton. Selama ini crane kami hanya 3,5 Ton untuk (evakuasi) mobil kecil,” tandasnya.(dfn/rid)

Berita Terkait

..
Surabaya
Jumat, 21 Juni 2024
30o
Kurs