Selasa, 27 Februari 2024

Rupiah Menguat Menjadi Rp15.365 per Dolar AS pada Rabu Pagi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di pusat sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di pusat sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara

Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (29/11/2023) menguat sebesar 71 poin atau 0,46 persen menjadi Rp15.365 per Dolar AS, dari sebelumnya Rp15.436 per Dolar AS.

Menurut Ariston Tjendra pengamat pasar uang, Rupiah berpotensi menguat terhadap Dolar AS karena peluang pemangkasan suku bunga AS.

“Semalam, Christopher Waller petinggi The Fed mengeluarkan pernyataan yang memberikan indikasi ke pasar mengenai peluang pemangkasan suku bunga acuan AS untuk beberapa bulan ke depan bila inflasi AS lanjut turun,” ujarnya dilansir Antara pada Rabu.

Mengingat inflasi AS yang semakin menurun dari posisi pertengahan tahun lalu, yakni Consumer Price Index (CPI) year on year (yoY) 9,1 persen dan posisi saat ini sekitar 3,2 persen, apabila selanjutnya menurun, peluang pemangkasan semakin dekat.

Selain itu, data ekonomi AS semalam juga menunjukkan perekonomian AS mulai surut. Data tingkat keyakinan konsumen AS bulan sebelumnya direvisi menurun dari 102 ke 99.1.

Pada pagi ini, indeks Dolar AS juga bergerak di kisaran 102.50, sementara pada Selasa (28/11/2023) pagi di kisaran 103.40.

Meninjau sentimen dalam negeri, fundamental ekonomi dinilai masih solid. Inflasi masih stabil dan neraca perdagangan masih surplus, sehingga memberikan sentimen positif ke rupiah.

“Potensi penguatan Rupiah hari ini ke kisaran Rp15.350, dengan potensi resisten di kisaran Rp15.480,” ucapnya. (ant/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Selasa, 27 Februari 2024
25o
Kurs