Jumat, 19 Juli 2024

Haji 2024 Dinilai Lancar dan Inovatif, Pemerintah Apresiasi Arab Saudi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Jemaah haji mengelilingi Ka'bah saat mereka melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi pada 11 Juni 2024. Foto: Reuters

Kementerian Agama (Kemenag) menilai penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M berjalan dengan baik dan lancar.

Kemenag mengapresiasi dan ucapan terima kasih atas sejumlah inovasi yang telah diinisiasi Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Indonesia dan seluruh jemaah haji Indonesia, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pelayanan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia melalui Kementerian Haji dan Umrah kepada para jemaah haji, khususnya jemaah haji Indonesia,” terang Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama (Menag).

Menag juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, seperti Smart Card atau Nusuk Card.

“Yang ini jelas bisa membedakan mana jemaah haji yang authorized dan anauthorized,” sebut Menag dalam keterangan resminya.

“Di Arafah, Muzdalifah, dan Mina semuanya menjadi berjalan lancar karena jemaah haji resmi saja yang bisa menjalani ibadah dengan baik,” sambungnya.

Menag juga menyampaikan apresiasi atas pemberian fasilitas fast track oleh Pemerintah Arab Saudi.

Fast track merupakan fasilitas pre-clearance atau pemeriksaan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, dilakukan oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia.

Sehingga, setibanya di Bandara Madinah atau Jeddah, bisa langsung menuju bus untuk ke hotel.

Selama ini, layanan fast track diberikan untuk jemaah yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Baru mulai tahun ini, Indonesia mendapatkan dua tambahan fasilitas fast track, di Bandara Adi Soemarmo Solo dan Juanda Surabaya.

“Fasttrack ini jelas sangat membantu, alhamdulillah. Atas nama Pemerintah Indonesia, sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” terangnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Menag Yaqut atas kerja sama layanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Saudi. Gus Men menilai, rumah sakit Kerajaan Saudi Arabia sangat responsif terhadap jemaah haji Indonesia yang memerlukan pertolongan cepat.

Aparat keamanan Arab Saudi juga tak luput dari perhatian Gus Men. Menag Yaqut memberikan apresiasi atas sikap aparat keamanan yang humanis dan ramah terhadap jemaah haji Indonesia. (saf/faz)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 19 Juli 2024
31o
Kurs