Rabu, 24 Juli 2024

Pos Kesehatan Satelit di Hotel Makkah Mempermudah Jemaah Haji Memeriksakan Diri

Laporan oleh Restu Indah
Bagikan
dr. Yuke Aulia Novianti, dokter piket di pos kesehatan satelit sektor 9 di Makkah saat memeriksa pasien, Selasa (28/5/2024). Foto: Restu Indah suarasurabaya.net

Kementerian Agama menyiapkan layanan pos kesehatan satelit di seluruh hotel tempat jemaah haji Indonesia menginap di Kota Makkah. Tujuannya agar jemaah bisa mengakses layanan kesehatan yang lebih dekat.

Ada tiga layanan kesehatan yang disiapkan untuk jemaah haji di Makkah, yaitu klinik kesehatan haji Indonesia, layanan kesehatan sektor, dan layanan pos kesehatan satelit.

Dari ketiga layanan ini, layanan pos kesehatan satelit yang paling dekat dengan tempat menginap jemaah haji.

dr. Yuke Aulia Novianti, dokter piket di pos kesehatan satelit sektor 9, mengatakan keluhan yang banyak dialami jemaah adalah infeksi saluran pernapasan atas, radang tenggorokan, dan pusing karena tensinya tinggi.

“Sementara di sini tidak ada keluhan berat,” ujar dokter kloter 55 yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sidoarjo, Blitar, dan Situbondo.

Jemaah haji antre untuk memeriksakan diri di pos kesehatan satelit sektor 9 di Makkah, Selasa (28/5/2024). Foto: Restu Indah suarasurabaya.net

Jika biasanya dokter melakukan visitasi dari kamar ke kamar, keberadaan pos kesehatan satelit di setiap hotel, kata dokter Yuke, sangat efektif. Jemaah lebih mudah melakukan pemeriksaan diri, sehingga terlayani dengan maksimal.

Pada kesempatan yang sama, dokter dari Puskesmas Ajung, Jember ini juga mengingatkan jemaah haji untuk lebih memperhatikan cuaca Makkah yang sangat ekstrem.

“Saran saya untuk setiap jemaah bisa minum oralit setiap hari agar tidak dehidrasi dan jika melakukan ibadah di luar, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti topi, kacamata, atau masker. Kemudian jangan lupa untuk minum air putih sebanyak 200 cc tiap jam.

Sementara itu, Kausim, jemaah dari kloter 12 Tuban menyampaikan rasa syukur karena kesehatannya di Tanah Suci justru lebih baik. “Pemeriksaan yang sering dilakukan oleh tim kesehatan sangat bermanfaat untuk jemaah Indonesia,” ujarnya.(rst/iss/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Rabu, 24 Juli 2024
31o
Kurs