Minggu, 21 Juli 2024

Progres Peningkatan Jalur KA Jember-Kalisat Capai 20 Persen, Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi rambu pada perlintasan kereta api. Foto: karanganyarkab.go.id

Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya melakukan pengerjaan berupa peningkatan jalur kereta api pada lintas antara Stasiun Jember sampai Stasiun Kalisat, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas perjalanan kereta api di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya.

Dalam keterangan yang diterima Suara Surabaya, per hari Selasa (25/6/2024) ini, progres pengerjaan peningkatan jalur KA ini mencapai 20 persen dari keseluruhan proyek.

Jalur sepanjang Stasiun Jember hingga Stasiun Kalisat memiliki panjang 17,2 kilometer spoor (km’sp). Pengerjaan peningkatan jalur KA ini sekaligus upgrade pada stasiun-stasiun yang dilewati, yaitu Stasiun Jember, Stasiun Arjasa, Stasiun Kotok, dan Stasiun Kalisat.

Selain upgrade empat stasiun, BTP Surabaya juga mengganti dua jembatan dan membangun pos jaga di beberapa Jalur Perlintasan Langsung (JPL).

“Pada intinya, kami ingin juga meningkatkan keselamatan baik perjalanan kereta api, maupun pengendara yang melintas di JPL,” kata Alfaviega Septian Pravangasta Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya.

Pada minggu keempat di bulan Juni 2024 ini, BTP Surabaya sedang menyelesaikan proses penggantian rel dari rel jenis R42 menjadi rel jenis R54 di beberapa titik, diantaranya yang melintasi JPL 153 di Jl Nusa Indah dan JPL 157 di Jl Dr. Soebandi, Patrang, Jember yang mengakibatkan kedua ruas jalan tersebut ditutup sementara waktu.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang melintas imbas ditutupnya jalan untuk penggantian besi rel. Dalam beberapa hari ini, kami masih menunggu proses pemadatan tanah untuk kemudian akan kami aspal kembali,” tambah Viega.

“Selain itu, pada penggantian rel dengan ukuran lebih lebar ini juga akan meningkatkan kenyamanan perjalanan KA karena rel seluruhnya di-las thermit sehingga tidak lagi berguncang ataupun berisik,” imbuhnya.

Dalam pengerjaan peningkatan jalur KA antara Stasiun Jember sampai Kalisat yang dimulai sejak 2023 ini, selain untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan KA, juga untuk meningkatkan kapasitas jalur mengingat jalur KA di Jawa Timur wilayah timur ini belum pernah tersentuh pembangunan yang cukup signifikan.

“Kami meng-upgrade lintas ini dengan standar yang sama dengan jalur-jalur lainnya yang telah kami bangun, seperti jalur ganda Surabaya-Jakarta dan jalur di kota-kota besar lainnya. Harapannya, pengerjaan ini dapat berlanjut hingga ke ujung timur Pulau Jawa,” tutup Viega. (bil/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
24o
Kurs