Rabu, 29 Mei 2024

UNRWA Mengaku Kesulitan Salurkan Bantuan ke Gaza di Tengah Gempuran Israel

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan memasuki Gaza dari titik penyeberangan pada perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Mesir, Sabtu (21/10/2023). Foto: Xinhua

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan, pihaknya tidak dapat mengirimkan bantuan kemanusiaan dengan aman ke Jalur Gaza utara di tengah gempuran tembakan tentara Israel.

“Kami tidak dapat mencapai Gaza utara dan sebagian besar Gaza selatan dengan aman,” demikian UNWRA seperti dilansir Antara pada Kamis (29/2/2024).

Badan pengungsi tersebut mengatakan, aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza telah menurun sebesar 50 persen pada Februari.

“Jumlah truk yang memasuki Gaza masih jauh di bawah target 500 truk per hari, dengan kesulitan yang signifikan dalam membawa pasokan melalui Karem Abu Salem (Karem Shalom) dan Rafah, Truk UNRWA juga sulit memasuki Jalur Gaza karena keamanan dan penutupan perlintasan” jelasnya.

Philippe Lazzarini Komisaris Jenderal UNRWA pada Minggu (25/2/2024) memperingatkan akan terjadinya kelaparan di Gaza ketika lembaga-lembaga bantuan kesulitan mengirimkan makanan ke bagian wilayah utara kantong tersebut.

“Terakhir kali UNRWA mengirimkan bantuan makanan ke Gaza utara adalah pada 23 Januari,” tulis Lazzarini di media sosial.

Temuan terbaru dari organisasi mitra yang berafiliasi dengan PBB ini menunjukkan bahwa kekurangan gizi akut telah meningkat di Gaza hingga mencapai 16,2 persen melebihi ambang batas kritis yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu sebesar 15 persen. (ant/man/saf/iss)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version