
Belasan pos polisi di wilayah Surabaya dan perbatasan Sidoarjo, dirusak hingga dibakar massa aksi demonstrasi yang awalnya berpusat di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (30/8/2025) malam.
Laporan yang diterima Suara Surabaya, hingga Sabtu (30/8/2025) pagi, ada 10 pos polisi dibakar massa, tiga dirusak, dan dua dirusak serta sempat dibakar massa.
Selain itu, sejumlah CCTV milik Pemeritnah Kota Surabaya dan papan rambu lalu lintas juga dirusak massa.
Lebih rinci, berikut pos-pos polisi yang dirusak hingga dibakar:
- Pos Siola, Jalan Tunjungan, Surabaya (dibakar)
- Pos BG Junction, Jalan Blauran, Surabaya (dibakar)
- Pos Karapan Sapi, Jalan Urip Sumoharjo, Surabaya (dibakar)
- Pos Polisi Stasiun Gubeng, Jalan Stasiun Gubeng, Surabaya (dirusak, sempat dibakar)
- Pos Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, Surabaya (dibakar)
- Pos Wonokromo depan KBS, Jalan Wonokromo, Surabaya (dibakar)
- Pos Jagir, Jalan Wonokromo, Surabaya (dibakar)
- Pos Margorejo, Jalan Ahmad Yani, Surabaya (dibakar)
- Pos Taman Pelangi, Jalan Ahmad Yani, Surabaya (dibakar)
- Pos Simpang Empat Arif Rahman Hakim, MERR, Surabaya (dirusak)
- Pos Terminal Bratang, Jalan Raya Nginden, Surabaya (dirusak)
- Pos Kertajaya, Jalan Kertajaya, Surabaya (dibakar)
- Pos Bundaran Waru, perbatasan Surabaya-Sidoarjo (dirusak, sempat dibakar)
- Pos Polantas Waru, Jalan Raya Waru, Sidoarjo (dirusak, sempat dibakar)
- Pos Aloha, Jalan Raya Aloha, Sidoarjo (dirusak)
- Pos Panjang Jiwo (dibakar)
- Pos Arjuno (dibakar)
Untuk diketahui, aksi demonstrasi di Surabaya itu terjadi sejak, Jumat (30/8/2025) siang. Namun, hingga malam hari, skala aksi meluas hingga ke wilayah perbatasan Sidoarjo.
Selain pos polisi, sejumlah fasilitas umum (fasum) hingga hotel turut jadi sasaran amuk masa hingga menyebabkan beberapa kerusakan. (bil/iss)