Sabtu, 29 November 2025

Hari Pertama MPLS, Warga Surabaya Senang Anak Diterima di Sekolah Rakyat

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Novi, ibu dari salah satu siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) XXI Surabaya, diwawancarai awak media setelah mengantar anaknya pada Senin (14/7/2025). Foto: Gladistha Putri Mg suarasurabaya.net

Novi salah satu orang tua siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) XXI Unesa mengaku senang mendapat bantuan pendidikan gratis dari pemerintah.

Pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (14/7/2025), Novi mengantarkan anak perempuannya ke SRMA XXI Unesa.

Dia mengaku berangkat sebelum pukul 06.00 WIB agar sang anak tidak terlambat mengikuti MPLS hari ini.

“Ini kali pertama saya melepas anak tinggal di asrama untuk sekolah. Tak ada persiapan khusus, saya cuma berdoa saja supaya dia betah di SR,” katanya, Senin (14/7/2025).

Novi menceritakan, sebelum mendapat tawaran masuk SR dari kelurahan tempat dia tinggal, sang anak sempat mencoba mendaftar ke sekolah negeri. Tapi, karena beberapa persyaratan tidak terpenuhi, anaknya tak diterima.

“Waktu mendapat tawaran SR dari kelurahan, saya tanya dulu ke anak. Karena dia mau, ya sudah saya terima tawaran itu,” ungkapnya.

Selama proses pendaftaran, Novi mengatakan tidak ada persyaratan apa pun yang diminta dari pihak kelurahan. Hanya saja, rumah Novi sempat dilakukan survei.

“Sejujurnya saya sangat senang ada bantuan SR untuk pendidikan anak. Terlebih, saya orang tua tunggal. Jadi tidak perlu khawatir lagi kalau harus meninggalkan anak untuk bekerja,” jelasnya.

Selain anak pertama, anak kedua Novi juga masuk ke SR jenjang SMP yang ada di kawasan MERR Surabaya.

Sementara itu, Mia Santi Dewi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya menyampaikan bahwa siswa yang diterima SR harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya adalah keluarga miskin (Gamis) dan mendapat izin dari orang tua untuk tinggal di asrama.

“Selain itu, mereka juga masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) nasional. Jadi memang ada kriteria khusus. Rata-rata siswa SR keluarganya adalah penerima bantuan sosial (bansos),” tandasnya. (kir/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Sabtu, 29 November 2025
28o
Kurs