Minggu, 30 November 2025

Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2026-2027

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan berbicara dalam sidang ke-34 Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) di London, Inggris, Jumat (28/11/2025) waktu setempat. Foto: Antara.

Indonesia secara resmi kembali terpilih sebagai anggota Dewan IMO Kategori C untuk periode 2026–2027, pada Sidang ke-34 Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO), di Kota London, Inggris.

Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan RI yang memimpin langsung delegasi Indonesia pada sidang itu menyampaikan, Indonesia terpilih setelah mendapatkan dukungan dari 138 negara atau peringkat ke-5 dari 26 kandidat.

“Terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan IMO adalah pencapaian yang luar biasa,” kata Dudy, Minggu (30/11/2025), seperti dilaporkan Antara.

Menhub menegaskan, keberhasilan terpilihnya Indonesia sebagai bagian dari 40 negara anggota IMO, membuktikan peran strategis Indonesia sebagai simpul maritim dunia yang turut berperan aktif dalam memperkuat tata kelola maritim global.

“Hal ini membuktikan Indonesia memiliki peran strategis dalam tata kelola maritim dunia, yang sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita,” katanya.

Kategori C Anggota Dewan IMO adalah 20 negara anggota yang memiliki kepentingan khusus dalam transportasi laut dan navigasi, tetapi tidak termasuk dalam kategori A (negara dengan armada pelayaran besar) atau B (negara dengan angkutan atau muatan kapal besar).

Kategori itu memastikan perwakilan geografis utama di dunia, seperti negara-negara dengan laut yang luas dan letak geografis penting, dan fokus pada kepentingan khusus tersebut.

Selain Indonesia, ada 20 negara lain yang berhasil terpilih menjadi Anggota Dewan IMO Kategori C yakni Bahamas, Belgia, Chili, Siprus, Mesir, Finlandia, Jamaika, Malaysia, Malta, Meksiko, Maroko, Nigeria, Peru, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Afrika Selatan, Turki.

Menhub menambahkan, ke depannya Indonesia akan terus berkomitmen untuk memajukan keselamatan pelayaran, pelestarian lingkungan, pengembangan pelabuhan cerdas dan berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan dan kompetensi pelaut.

Dia menegaskan, Indonesia siap bekerja bersama seluruh negara anggota untuk mengarahkan pelayaran internasional menuju masa depan yang lebih aman, lebih hijau, dan lebih tangguh.(ant/ham/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Minggu, 30 November 2025
32o
Kurs