Sebelumnya, penggunaan hotel sempat menjadi pertimbangan. Namun, setelah meninjau sejumlah lokasi, Kemenhaj Jatim melihat potensi penggunaan mess milik Gudang Garam di Kediri.
Mahmudi menilai fasilitas tersebut cukup representatif, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan jemaah. Meski demikian, masih diperlukan sejumlah penyesuaian layanan sebelum mess tersebut dapat digunakan.
“Kemarin kami tengok, jadi kami itu melihat kondisi mess itu sangat representatif karena dari segi keamanan, dari segi kenyamanan, jemaah itu akan dapat,” imbuhnya.
Penggunaan mess tersebut masih menjadi opsi yang dipertimbangkan dalam persiapan Embarkasi Dhoho. Kemenhaj Jatim berharap fasilitas itu dapat memenuhi kebutuhan jemaah selama proses pemberangkatan apabila nantinya ditetapkan sebagai lokasi akomodasi.
Di sisi lain, persiapan keberangkatan jemaah haji Jatim 2027 juga sudah mulai berjalan. Dari total kuota sebanyak 42.409 jemaah, proses persiapan meliputi pengurusan paspor, visa hingga pemeriksaan kesehatan.
NOW ON AIR SSFM 100

