Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang sejumlah permukiman di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
“Sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka, serta satu orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian,” kata Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi Kapendam XIII/Merdeka dilansir dari Antara pada Senin (5/1/2026).
Selain itu, sebanyak 35 kepala keluarga dengan total 108 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan pemerintah setempat.
Kerugian material akibat bencana ini cukup signifikan, tercatat sebanyak 64 unit rumah mengalami kerusakan berat dan ringan, serta 21 unit rumah dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir.
Di beberapa wilayah, akses jalan utama tertutup material tanah, batu, dan kayu sehingga belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kodam XIII/Merdeka melalui Dandim 1301/Sangihe telah memerintahkan Danramil 1301-02/Siau beserta personel untuk terjun langsung ke lokasi terdampak guna membantu proses pencarian, evakuasi korban, serta penanganan darurat bersama unsur Polri dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk respons cepat, Kodam XIII/Merdeka menyiapkan dukungan dua peleton personel TNI yang terdiri dari unsur satuan tempur, bantuan tempur, balak, serta personel Bekangdam, lengkap dengan kendaraan truk, perlengkapan lapangan, tenda, pailbad, dan aldurlap untuk mendukung para pengungsi.
Pergeseran personel direncanakan menggunakan Kapal Feri Lokon Banua milik Pemda Sitaro melalui Dermaga PSDP Bitung, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan.
Bencana alam banjir bandang melanda wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Senin dini hari, sekitar pukul 02.45 Wita.
Peristiwa tersebut diawali hujan deras yang mengguyur wilayah Siau sejak pukul 02.00 Wita secara terus-menerus, sehingga menyebabkan luapan air bercampur material tanah, batu, dan kayu dari daerah perbukitan menuju permukiman warga.
Sejumlah lokasi terdampak banjir bandang, di antaranya Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Kampung Laghaeng dan Kampung Batusenggo Kecamatan Siau Barat Selatan, Kampung Peling dan Kampung Bumbiha Kecamatan Siau Barat, serta Kelurahan Paseng Kecamatan Siau Barat.
Bencana ini mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan parah pada rumah warga dan fasilitas umum. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
