Sedikitnya 16 orang meninggal dunia dan 40 lainnya terluka akibat serangan udara Israel yang menghantam dua kota di Lebanon Selatan, Senin (9/3/2026).
Dalam pernyataan yang dilansir Anadolu, Kementerian Kesehatan Lebanon, melaporkan, jet tempur Israel yang menyerang Kota Tayr Debba, menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan 17 lainnya terluka. Sedangkan serangan lainnya menghantam kota Joya, menelan korban jiwa sebanyak tujuh orang dan melukai 23 lainnya.
Sementara itu, kelompok Hizbullah Lebanon mengatakan, bahwa mereka menargetkan tentara Israel yang mencoba maju di kota-kota perbatasan Markaba dan Rab Selasin dengan tembakan roket.
Serangan udara Israel telah menewaskan lebih dari 400 orang dan menyebabkan ribuan orang mengungsi di seluruh Lebanon sejak 2 Maret, di tengah serangan lintas batas dengan Hizbullah.
Eskalasi tersebut memuncak sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Ayatollah Ali Khamenei sang Pemimpin Tertinggi.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada. (ily/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
