Salah satu unsur yang menurutnya perlu terlibat adalah dunia usaha dan dunia industri (DUDI), terutama untuk membantu menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, praktisi pendidikan menurutnya juga penting untuk memahami kondisi dan persoalan pendidikan secara langsung.
“Kami ingin ada unsur DUDI yang benar-benar memahami kebutuhan lulusan SMK, sehingga bisa memberikan pertimbangan bagi pengembangan pendidikan vokasi. Kami juga berharap praktisi pendidikan ikut berkontribusi karena mereka memahami kondisi pendidikan secara langsung,” jelasnya.
Aries menambahkan, komposisi Dewan Pendidikan juga akan memperhatikan pengembangan talenta peserta didik di luar bidang akademik, termasuk seni, budaya, dan olahraga. Dengan begitu, kebijakan pendidikan dapat mempertimbangkan potensi murid yang lebih luas.
“Dewan Pendidikan harus memiliki komposisi yang mampu melihat pendidikan secara menyeluruh,” tuturnya.
NOW ON AIR SSFM 100

