Minggu, 4 Oktober 2026

25 Daerah di Jatim Alami Kekeringan, Ajukan Bantuan Air Bersih

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (kiri) didampingi M Sanusi Bupati Malang (kanan) membantu pengisian jeriken saat pendistribusian bantuan air bersih di Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026). Foto: Antara

Gatot Soebroto Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengatakan, seluruh 25 daerah yang mengajukan bantuan air bersih merupakan kabupaten. Tidak ada pemerintah kota yang masuk dalam daftar tersebut.

25 kabupaten yang mengajukan bantuan air bersih yakni Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Jember, Lumajang, Pamekasan, Bangkalan, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Ngawi, Mojokerto, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Pacitan, Tuban, Sampang, Kediri, Nganjuk, dan Sumenep.

“Kalau untuk detailnya yang sudah mengeluarkan status darurat, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Jember, Lumajang, Pamekasan, Bangkalan, dan Malang,” kata Gatot.

Gatot menjelaskan, bantuan air bersih terutama diberikan kepada daerah yang masyarakatnya berada cukup jauh dari sumber mata air. Rata-rata wilayah yang membutuhkan suplai memiliki jarak sekitar tiga kilometer dari sumber air dan masuk kategori kering kritis.

“Seandainya di bawah tiga kilometer masih bisa ditangani oleh daerah,” tuturnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 4 Oktober 2026
32o
Kurs