Setelah kondisi cuaca dinilai aman, masyarakat diizinkan kembali memasuki lokasi acara sehingga peringatan nasional dapat dilanjutkan sesuai agenda.
Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini juga berlangsung di tengah masih kuatnya polarisasi politik di Amerika Serikat.
Sejumlah pihak menilai Trump memanfaatkan perayaan bersejarah tersebut sebagai panggung politik menjelang pemilu sela Kongres yang dijadwalkan berlangsung sekitar empat bulan mendatang.
Sebelumnya, Trump bahkan menyebut penampilannya di National Mall, kawasan yang membentang dari Gedung Capitol hingga Lincoln Memorial, akan menjadi rapat umum yang “paling spektakuler”.
Rangkaian peringatan ditutup dengan pertunjukan kembang api raksasa yang oleh Trump disebut sebagai “pertunjukan kembang api terbesar dalam sejarah”.
Pertunjukan itu menampilkan lebih dari 850.000 efek kembang api dan berlangsung hingga sekitar 40 menit setelah tengah malam waktu setempat. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

