“Sebagai upaya penanganan, BPBD Kabupaten Semarang berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan asesmen di lapangan sekaligus menyalurkan bantuan air bersih. Sebanyak dua tangki air atau sekitar 5.000 liter didistribusikan kepada warga di Dusun Ngoho, Desa Kemitir,” ujarnya.
BNPB mengingatkan potensi kekeringan dapat meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau. Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran lahan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Menyikapi bencana akibat musim kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, menggunakan air secara bijak, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah daerah diminta memperkuat langkah mitigasi dengan memantau wilayah rawan kekeringan, menyiapkan sumber daya, serta memastikan ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat yang berpotensi terdampak.(lea/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

