Kamis, 5 Maret 2026

38 Warga Ponorogo yang Masih Berada di Tanah Suci, Dijadwalkan Pulang 10 Maret Mendatang

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi haji. Foto: dok./suarasurabaya.net

Pemerintah melalui Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Ponorogo memastikan 13 orang jemaah umrah asal Ponorogo yang sempat tertahan di Jeddah, Arab Saudi, dijadwalkan pulang pada 10 Maret 2026 mendatang.

Sebagai informasi, beberapa jemaah umrah aasal Indonesia sempat tertahan di Jeddah akibat penghentian sementara penerbangan menyusul perang Amerika Serikat-Iran di kawasan Timur Tengah.

Melansir Antara, Marjuni Kepala Kantor Kemenhaj Ponorogo mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan biro perjalanan dan otoritas terkait begitu menerima laporan penundaan kepulangan jemaah.

“Begitu ada informasi penerbangan tertunda, kami berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan memantau kondisi jamaah. Alhamdulillah, informasi terakhir mereka sudah diterbangkan dari Jeddah dan transit melalui Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam,” ujarnya.

Belasan jemaah tersebut merupakan peserta biro perjalanan Al Marwah. Selama menunggu kepastian jadwal penerbangan, mereka diinapkan di hotel dengan pengawasan dan tanggung jawab penuh dari pihak PPIU.

Sesuai ketentuan Kemenhaj, PPIU wajib menjamin keselamatan, akomodasi, dan konsumsi jamaah, apabila terjadi pembatalan atau penundaan penerbangan.

“Dalam kondisi force majeure seperti ini, penyelenggara wajib memastikan jemaah tetap aman dan terlayani sampai kembali ke tanah air,” tegasnya.

Pihaknya juga melakukan pendataan dan pemantauan terhadap 38 orang jemaah asal Ponorogo lainnya yang saat ini masih menjalankan ibadah umrah dan dijadwalkan pulang pada 10 Maret mendatang.

Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Kemenhaj telah mengeluarkan imbauan kepada calon jemaah agar menunda keberangkatan sementara waktu demi keamanan.

Kantor Kemenhaj Ponorogo juga terus memperbarui informasi situasi penerbangan serta berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

“Kami terus memantau perkembangan dan memastikan seluruh jamaah asal Ponorogo dalam kondisi aman. Jika ada perubahan jadwal, akan segera kami informasikan,” kata Marjuni.(ant/kir/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 5 Maret 2026
31o
Kurs