Sedikitnya 40 orang, termasuk sejumlah siswa, dilaporkan tewas dan 48 lainnya luka-luka setelah serangan udara Israel menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Laporan tersebut disampaikan media pemerintah Iran yang mengutip pejabat setempat. Penyiar nasional Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) menyebut sekolah itu menjadi sasaran dalam rangkaian serangan yang terjadi pada pagi hari waktu setempat.
Hingga kini, otoritas Iran belum merinci kondisi para korban maupun tingkat kerusakan bangunan secara menyeluruh. Informasi tambahan masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah daerah dan otoritas kesehatan setempat.
Dilansir dari Anadolu, serangan ini terjadi di tengah operasi militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kedua negara menyatakan tindakan tersebut bertujuan menghilangkan apa yang mereka sebut sebagai “ancaman” dari rezim Iran.
Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel dan Donald Trump Presiden AS sebelumnya merilis pernyataan video terpisah yang juga mengisyaratkan dukungan terhadap perubahan pemerintahan di Teheran.
Pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan nasional. Teheran juga menyatakan akan memberikan respons, dan sebelumnya telah meluncurkan serangan balasan ke sejumlah target di kawasan Teluk.
Perkembangan ini terjadi ketika Oman tengah memediasi pembicaraan antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran. Putaran terbaru negosiasi dilaporkan berlangsung di Jenewa pada Kamis lalu, sebelum eskalasi militer terbaru pecah. (saf/faz)











