Aries menjelaskan, hasil TKA tidak hanya memberikan gambaran capaian akademik bagi murid, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pendidikan, membantu pemetaan kebutuhan pembelajaran, penyusunan pelatihan guru yang lebih tepat sasaran, serta penguatan kompetensi murid sesuai kebutuhan setiap satuan pendidikan.
Pihaknya berharap, evaluasi capaian akademik juga mendukung upaya pemerataan mutu pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun daerah pelosok, sehingga perbaikan proses pembelajaran dapat dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
“TKA bukan semata-mata tentang mendapatkan nilai tinggi. Bagi kami, hasilnya juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran agar semakin banyak anak Jawa Timur memiliki kompetensi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim berharap, seluruh rangkaian TKA berlangsung lancar, tertib, dan memberikan pengalaman yang baik bagi peserta.
Ia juga mengajak seluruh murid agar menjaga integritas, menghargai proses belajar, serta menjadikan asesmen sebagai bagian dari perjalanan untuk terus berkembang dan meraih cita-cita.
NOW ON AIR SSFM 100

