Minggu, 1 Maret 2026

8 Orang Meninggal Akibat Serangan Rudal di Beit Shemesh, Israel Tuduh Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan

Delapan orang dilaporkan meninggal akibat serangan rudal di Kota Beit Shemesh, Israel pada Minggu (1/3/2026). Hampir dua lusin lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan beragam.

Serangan tersebut menghantam kawasan permukiman di Beit Shemesh, kota yang terletak di sebelah barat Yerusalem, dan disebut sebagai serangan paling mematikan di Israel sejak konflik terbaru pecah.

Dalam pernyataan di platform X, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuding Iran menembakkan rudal secara langsung ke lingkungan sipil.

“Iran menembakkan rudal langsung ke lingkungan kota, membunuh warga sipil yang tidak bersalah,” demikian pernyataan militer Israel.

IDF menyatakan sistem peringatan dini yang dirancang untuk memberi tahu warga tentang ancaman rudal telah berfungsi sesuai prosedur dan diaktifkan di wilayah terdampak. Namun, penyebab pasti benturan yang menimbulkan korban jiwa masih dalam peninjauan.

Sementara itu, layanan medis darurat melaporkan bahwa sebuah bangunan tempat warga berlindung terkena hantaman dan runtuh. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk menemukan korban yang dikhawatirkan tertimbun puing.

Di lokasi kejadian terlihat tumpukan beton hancur dan logam bengkok, serta kawah besar yang menandai titik benturan rudal. Sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area tersebut dilaporkan hancur total.

Ori Lazarovich paramedis dari Magen David Adom (MDA), mengatakan timnya bergerak cepat begitu sirene peringatan berbunyi.

“Saat kami menerima peringatan, kami langsung menuju ke arah api dan asap,” ujarnya dilansir dari BBC.

“Kami tiba di lokasi kejadian dengan puluhan petugas medis dan mulai mengevakuasi orang-orang dari reruntuhan serta merawat korban luka, sementara roket masih beterbangan di atas kepala,” tambahnya.

Ia mengungkapkan beberapa bangunan “dihancurkan sepenuhnya” akibat serangan tersebut.

“Kami menyatakan beberapa orang meninggal di tempat kejadian. Kami melihat luka-luka yang sangat parah, luka remuk, menghirup asap, dan luka bakar yang parah,” katanya. (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Minggu, 1 Maret 2026
28o
Kurs