Kamis, 1 Oktober 2026

Aksi GSJT di Jagir Masih Berlangsung Hingga Rabu Malam, Jalan Ditutup Dua Arah untuk Mobil

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Ratusan kendaraan massa aksi GSJT memblokir Jalan Jagir Wonokromo, Rabu (30/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Aksi Gerakan Sopir Truk Jawa Timur (GSJT) di Jalan Jagir Wonokromo, Surabaya, masih berlangsung hingga Rabu (30/9/2026) malam. Arus lalu lintas di sekitar lokasi, terutama di depan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, masih ditutup dua arah.

Bripka Agus Salim anggota Satlantas Polrestabes Surabaya mengatakan, terpantau pada pukul 20.50 WIB, situasi di lokasi relatif tenang. Massa juga disebut memiliki rencana untuk bermalam di lokasi aksi.

“Di lokasi untuk yang tepat di depan Pertamina masih tenang-tenang. Jadi ada rencana untuk bermalam,” kata Agus saat on air di Radio Suara Surabaya.

Penutupan total berlaku untuk kendaraan roda empat dari arah perempatan Jagir menuju timur maupun sebaliknya. Ruas di sekitar Pertamina Jagir dan kantor pajak juga masih tertutup untuk mobil.

Sementara itu, akses kendaraan roda dua masih memungkinkan di sejumlah titik. Polisi juga membuka kemungkinan mengalihkan atau membuka sebagian ruas setelah situasi lebih lengang dan volume kendaraan berkurang.

Agus mengatakan ruas dari arah Jembatan Ngagel yang belok ke kiri atau Jagir berpotensi dibuka jika kondisi memungkinkan. Namun, keputusan tersebut tetap melihat situasi di lapangan.

“Lihat situasi nanti kalau sudah memang sudah sepi, istilahnya intensitas volume kendaraan sudah berkurang jauh, nanti ada indikasi dibuka nanti. Tapi lihat situasi lagi nanti,” ujarnya.

Untuk penghuni kawasan sekitar lokasi aksi yang hendak pulang, akses dengan sepeda motor masih dapat dibuka. Namun, kendaraan roda empat belum dapat melintas.

Polisi juga mengarahkan pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Jagir untuk menggunakan jalur Bendul Merisi yang kemudian dapat tembus ke kawasan pompa air. Jalur tersebut juga diarahkan bagi aktivitas pedagang dan pembeli yang hendak menuju kawasan pasar pada malam hingga pagi hari.

Sementara itu, SPBU di sekitar Jagir yang berada dekat perempatan Prapen masih dapat melayani warga yang hendak mengisi bahan bakar. Menurut Agus, anggota kepolisian dari polsek setempat tetap berjaga di lokasi.

Agus mengatakan personel lalu lintas saat ini ditempatkan di sejumlah simpang jalan yang mendekati lokasi aksi. Penanganan massa secara langsung dilakukan oleh tim lain, sementara petugas lalu lintas berfokus mengatur dan mengamankan arus kendaraan.

Terkait kemungkinan aksi berlangsung hingga malam atau bermalam, Agus mengatakan secara ketentuan terdapat batas waktu penyampaian pendapat di muka umum. Namun, penerapan lebih lanjut dapat bergantung pada diskresi dan kebijakan pimpinan.

Hingga malam ini, menurut Agus, belum ada informasi mengenai pertemuan antara perwakilan massa aksi dengan pihak terkait untuk membahas penyelesaian aksi.

Polisi mengimbau pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi agar tetap bersabar dan tidak terpancing emosi selama aksi berlangsung.

“Kalau ada unjuk rasa atau aksi massa seperti ini ya kita harus sabar. Jangan tersulut emosi nanti ruginya rugi sendiri,” kata Agus. (ham/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
27o
Kurs