Asosiasi Perjalanan Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) Jawa Timur menyebut sejumlah penerbangan umrah batal imbas konflik di Timur Tengah.
Mohammad Sufyan Arief Ketua DPD Amphuri Jatim menyebut, sejumlah penerbangan umrah batal sejak Sabtu (28/2/2026).
Beberapa penerbangan yang batal di antaranya transit ke Amman, Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Bahrain, Moscow, dan Peshawar.
“Tapi sampai pagi ini pesawat yg direct flight alhamdulillah masih terbang seperti Garuda, Saudia, dan Lion Air,” ujarnya.
Terkait jumlah jemaah yang terdampak batal berangkat umrah, belum bisa dipastikan.
“Data resmi terkait jemaah yang terdampak berada di Kementerian Agama melalui sistem Siskopatuh. Pembatalan umumnya terjadi pada penerbangan yang menggunakan maskapai seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways. Selain itu, ada juga jemaah mandiri yang keberangkatannya belum bisa dipastikan jumlahnya, karena tidak melalui penyelenggara resmi,” bebernya.
Amphuri masih menunggu kepastian keberangkatan menuju Arab Saudi. Meski diperkirakan akan ada konsekuensi tambahan biaya karena Arab Saudi tidak mempertimbangkan alasan pembatalan.
“Pada dasarnya, seluruh pihak, baik travel maupun jemaah, berharap tetap bisa berangkat ke Tanah Suci selama situasi memungkinkan,” ujarnya.
“Harapannya 3 hari ini normal, tiket kepulangan masih bisa dipakai,” tuturnya. (lta/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
