Tingginya arus kunjungan wisata ke Kota Batu yang mencapai jutaan orang setiap tahun dinilai harus diimbangi dengan kesiapan layanan kesehatan yang modern, responsif, dan mudah diakses.
Hal itu ditegaskan Lia Istifhama Anggota DPD RI Jawa Timur saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Karsa Husada Batu.
Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menilai rumah sakit di daerah tujuan wisata memiliki peran strategis, tidak hanya melayani warga lokal, tetapi juga wisatawan yang membutuhkan penanganan medis cepat dan berkualitas.
“Kota Batu adalah etalase pariwisata Jawa Timur. Dengan jumlah kunjungan wisatawan yang menembus jutaan, layanan kesehatan harus naik kelas dan menjadi penopang utama ekosistem kota wisata,” ujar Ning Lia dalam keterangannya Minggu (4/1/2026).
Menurut Ning Lia, peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari pemanfaatan teknologi. Ia mengapresiasi langkah RSUD Karsa Husada Batu yang menghadirkan layanan homecare berbasis digital sebagai inovasi pelayanan yang humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Terobosan homecare digital ini menjawab kebutuhan pasien pasca-rawat inap. Mereka tetap mendapat pendampingan medis tanpa harus kembali ke rumah sakit, sehingga proses pemulihan bisa lebih nyaman,” katanya.
Dia menjelaskan, layanan homecare digital memungkinkan tenaga medis memantau kondisi pasien secara berkala melalui sistem terintegrasi. Dengan demikian, keselamatan pasien tetap terjaga meski berada di rumah.
“Teknologi membuat jarak bukan lagi penghalang. Pasien tetap terpantau, sementara rumah sakit bisa memastikan standar layanan tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Satu di antara inovasi yang disoroti Ning Lia adalah kehadiran aplikasi Si Dul Kemit, yang memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan RSUD Karsa Husada Batu. Aplikasi ini juga mendukung transparansi dan efisiensi pelayanan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien, RSUD Karsa Husada Batu juga memberikan satu kali layanan homecare gratis bagi pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan setelah rawat inap.
Ning Lia berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi rumah sakit daerah lainnya, khususnya di kawasan wisata.
“Layanan kesehatan adalah hak dasar warga. Ketika aksesnya dipermudah dan pelayanannya modern, kepercayaan masyarakat meningkat, dan citra Kota Batu sebagai destinasi wisata aman dan ramah akan semakin kuat,” pungkasnya.(faz/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
