Namun situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Dalam insiden tersebut, personel Satresnarkoba Polres Katingan, Aiptu Yudhi, gugur akibat serangan senjata tajam. Sementara satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia.
“Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia,” kata Dodik.
Sementara itu, Irjen Pol. Iwan Kurniawan Kapolda Kalimantan Tengah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga anggota yang gugur.
Ia juga menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
“Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Kami bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait lainnya akan terus bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika,” kata Iwan. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

