Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap terjadi kepadatan di jalur arteri saat arus balik gelombang dua Lebaran 2026 pada, Sabtu (29/3/2026) malam. Meski begitu, Irjen Pol Agus Suryonugroho Kakorlantas Polri mengatakan jajarannya sudah turuh ke jalan dan mengamankan arus balik gelombang kedua ini.
“Arteri tadi saya memerintahkan dua PJU (pejabat utama) kami untuk cek Arteri. Arteri memang cukup padat, tetapi sudah kita kelola dengan baik. Pak Kapolda, Pak Kapolres, Pak Kasat Polres turun semuanya untuk mengelola di Arteri, khususnya Pantura termasuk Pantai Selatan,” ujar Irjen Agus di kilometer 62 Tol Jakarta – Cikampek, Sabtu (28/3/2026) tengah malam.
Irjen Agus juga menyebut, kepadatan yang terjadi saat gelombang kedua arus balik Lebaran 2026, dapat terkelola dengan baik.
“Jadi hasil monitoring untuk jalan tol cukup terkelola dengan baik. Jadi dari 263 hingga kilometer 70 ke arah ke Jakarta kita lakukan dan manajemen rekayasa lalu lintas contra flow Lajur 1, dari 70 sampai 55 cukup terkelola dengan baik,” ujarnya.
Dia memprerkirakan, kendaraan yang belum kembali ke Jakarta saat ini hanya tersisa sekitar 15 persen.
“Kemungkinan tinggal 15 persen ini di bagi yang dari Jawa Barat, Trans Jawa kemungkinan besok tidak terlalu pagi, tapi kita kami persiapan apabila bangkitan arus yang dari timur dan kami antisipasi dari selatan juga. Karena selatan tidak bisa kita kontrol dari parameter gate Kalikangkung,” ungkapnya.
Sebelumnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri menyatakan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati.
Kapolri memaparkan, jumlah kendaraan keluar sebanyak 2.946.891 atau naik 20,49 persen dibandingkan tahun lalu, sebesar 2.894.164. Dari jumlah tersebut masih ada 385.262 kendaraan yang belum kembali ke Jakarta.
“Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta sampai dengan per tadi pagi ada kurang lebih 2.561.629. Sehingga volume lalu lintas riil keluar Jakarta sejumlah 2.946.891 dan masuk Jakarta saat ini sudah 2.561.629, sehingga masih tersisa 385.262 atau 13,07 persen,” ujar Sigit.
Menurutnya, data tersebut menunjukkan puncak arus balik sudah terlewati. Katanya puncak arus balik Idulfitri gelombang kedua sudah terjadi sejak Jumat (27/3/2026) malam hingga Sabtu (28/3/2026). (lea/bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
