Militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa operasi militer di Venezuela telah dipersiapkan dan dilatih selama berbulan-bulan sebelum akhirnya dilaksanakan.
Pernyataan itu disampaikan Jenderal Dan Caine Ketua Kepala Staf Gabungan AS pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat.
“Operasi ini, yang dikenal sebagai Operasi Absolute Resolve, dilakukan secara diam-diam, tepat sasaran, dan dilaksanakan pada saat-saat paling gelap pada 2 Januari,” kata Caine dilansir dari Antara pada Minggu (4/1/2026).
“Ini merupakan puncak dari perencanaan dan latihan selama berbulan-bulan; sebuah operasi yang terus terang hanya dapat dilakukan oleh militer AS,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa selalu ada kemungkinan pasukan AS akan ditugaskan untuk melakukan misi semacam itu lagi.
Pada Sabtu, Donald Trump Presiden AS menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan Nicolas Maduro Presiden Venezuela serta Cilia Flores istrinya, ditangkap dan dibawa keluar negeri.
Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force. (ant/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
