Selasa, 24 Maret 2026

ASDP Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi di 24-25 Maret 2026

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Antrean kendaraan yang akan menaiki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi di puncak arus mudik, Kamis (27/3/2025) malam. Foto: Chandra suarasurabaya.net

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3/2026) dan Rabu (25/3/2026), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca libur Lebaran.

Heru Widodo, Direktur Utama ASDP mengatakan pergerakan dari Sumatera menuju Jawa mulai terlihat, adanya tren peningkatan signifikan.

Katanya trafik di Pelabuhan Bakauheni terpantau mulai bergeliat, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan.

Meski begitu layanan penyeberangan diklaim tetap berlangsung lancar, tertib, dan terkendali. Lantaran kesiapan operasional yang matang dan koordinasi lintas stakeholder.

“Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan. Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, untuk mengantisipasi lonjakan pada periode puncak,” kata Heru pada keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2026).

Dari sisi lapangan, Partogi Tamba General Manager ASDP Cabang Bakauheni, memastikan operasional berjalan optimal dengan skenario pengendalian yang adaptif. Adapun skema pengalihan kendaraan pada arus balik telah mulai diterapkan. Arus menuju Jawa dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, dan VIA.

Sementara itu, kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan operasional dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu. Kemudian truk golongan VIB tiga sumbu, VII, VIII, dan IX yang masih dalam masa pembatasan diarahkan menunggu di buffer zone, maupun sejumlah rest area tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Pengelolaan layanan dermaga fleksibel melalui skema multi-dermaga, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan, guna menjaga distribusi tetap merata dan ritme layanan stabil di tengah peningkatan volume.

Sedangkan Windy Andale Corporate Secretary ASDP, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan tidak menumpuk pada periode puncak.

“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada HH, tercatat 146 trip kapal dengan total penumpang mencapai 51.751 orang atau meningkat 30,5% dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik signifikan 45,3%.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau meningkat 59,4%, diikuti kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit atau naik 27,9%. Sementara itu, kendaraan logistik tercatat 1.202 unit atau melonjak 189,6%, serta bus sebanyak 237 unit atau meningkat 19,7%.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang atau meningkat 5,8%, dengan total kendaraan 102.031 unit atau tumbuh 11,5%.

Sebaliknya, trafik dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada Hari H tercatat 53.594 penumpang atau turun 4,3%, dengan total kendaraan 13.383 unit atau turun 5,7%. Namun, secara kumulatif, pergerakan tetap menunjukkan tren positif dengan total penumpang mencapai 952.458 orang atau naik 1%, serta kendaraan sebanyak 253.049 unit atau meningkat 5,6%.(lea/ham)

Bagikan
Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 24 Maret 2026
28o
Kurs